Soft Living Jadi Tren di Jogja, Anak Muda Utamakan Kesehatan Mental
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
KA Bandara YIA Xpress di Stasiun YIA./ Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Layanan KA Bandara YIA Xpress pada Senin (18/5/2026) tersedia dengan jadwal keberangkatan yang tersebar dari pagi hingga malam. Penumpang kini memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan untuk menyesuaikan dengan jadwal penerbangan.
Kereta bandara ini melayani rute langsung tanpa transit dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) dengan tarif Rp50.000. Skema perjalanan non-stop ini membuat waktu tempuh lebih efisien sekaligus menghindari potensi kemacetan di jalur darat.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan distribusi jadwal keberangkatan merata sepanjang hari. Dengan demikian, layanan ini dapat mengakomodasi kebutuhan penumpang dengan jadwal penerbangan pagi, siang, maupun malam.
Berikut jadwal KA Bandara YIA Xpress Senin (18/5/2026) :
Rute Stasiun Tugu Yogyakarta → Bandara Internasional Yogyakarta (YIA)
06.00 | 07.40 | 07.57 | 09.28 | 09.51 | 11.03 | 13.28 | 15.02 | 15.30 | 16.48 | 17.15 | 18.50 | 20.12 WIB
Rute Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) → Stasiun Tugu Yogyakarta
07.00 | 08.40 | 09.05 | 10.20 | 10.54 | 12.24 | 14.45 | 15.45 | 16.17 | 18.00 | 18.54 | 20.15 | 21.30 WIB
Selain jadwal reguler, KAI juga menyiapkan perjalanan tambahan pukul 06.00 WIB yang beroperasi setiap Jumat, Sabtu, dan Minggu. Layanan ini ditujukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, terutama wisatawan dan pelaku perjalanan bisnis.
Dengan frekuensi perjalanan yang fleksibel, KA Bandara YIA Xpress tetap menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk mobilitas dari pusat kota menuju bandara. Ketepatan waktu dan kenyamanan menjadi nilai tambah di tengah meningkatnya aktivitas penerbangan di DIY.
Solusi Cepat dan Nyaman Menuju Jantung Kota Jogja
Kehadiran Kereta Bandara International Airport (YIA) menjadi revolusi penting dalam konektivitas transportasi di Yogyakarta. Mengingat jarak antara Kulon Progo dan pusat kota yang cukup jauh, moda transportasi ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan efisiensi waktu bagi para pelancong maupun pebisnis.
Dengan waktu tempuh yang konsisten sekitar 35 hingga 40 menit, kereta bandara membebaskan penumpang dari ketidakpastian jadwal akibat kemacetan di jalur darat yang kerap padat.
Selain menawarkan kecepatan, kereta bandara memberikan pengalaman perjalanan yang jauh lebih nyaman dan modern. Penumpang dapat menikmati pemandangan alam pedesaan Yogyakarta yang asri melalui jendela kereta yang bersih dengan fasilitas pendingin ruangan yang prima.
"Kereta Bandara YIA bukan sekadar alat transportasi, melainkan standar baru dalam pelayanan publik yang menghubungkan pintu gerbang udara dengan keramahan pusat kota Yogyakarta secara seamless," dan efisiensi ini secara langsung meningkatkan daya tarik pariwisata daerah dengan memberikan kesan pertama yang profesional bagi setiap tamu yang baru saja mendarat di Bumi Mataram.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Soft living menjadi tren di Jogja. Gaya hidup ini mendorong keseimbangan hidup dan kesehatan mental tanpa mengabaikan tanggung jawab.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente optimistis timnya bisa mengalahkan Prancis di semifinal Piala Dunia 2026. Rekor pertemuan jadi modal penting.
KPK menetapkan Bupati Sukoharjo Etik Suryani sebagai tersangka pemerasan usai OTT. Sejumlah uang miliaran dan logam mulia turut disita.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus dan suratnya diterima Jaksa Agung. Kasus penggeledahan rumah di Sentul masih didalami polisi.