SHDK Kartu Keluarga Jadi Sumber Kendala SPMB 2026 di Bantul
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Ribuan pelajar jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Kabupaten Bantul baru saja menuntaskan agenda try out Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Tes Kemampuan Akademik Daerah (TKAD).
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Senin hingga Kamis (2-5/3/2026), tersebut diselenggarakan secara serentak di masing-masing sekolah sebagai ajang pemanasan sebelum menghadapi ujian sesungguhnya pada April mendatang.
Kepala Bidang SMP Disdikpora Bantul, Himawan Sulistyo, mengungkapkan bahwa format simulasi ini dirancang sangat identik dengan prosedur ujian utama agar para siswa dapat beradaptasi dengan atmosfer kompetisi akademik. Langkah ini dinilai krusial guna meminimalkan potensi kendala teknis maupun mental saat pelaksanaan TKA dan TKAD dilangsungkan secara resmi oleh pemerintah daerah.
"Total yang melaksanakan try out TKA itu SMP Negeri 47, SMP swasta 47, MTsN dan MTsS itu ada 26. Untuk siswanya itu sekitar 14.000," ujar Himawan saat dikonfirmasi pada Sabtu (7/3/2026).
Dalam simulasi tersebut, terdapat empat mata pelajaran utama yang menjadi fokus pengujian bagi belasan ribu siswa tersebut. Materi TKA mencakup bidang studi Matematika dan Bahasa Indonesia, sementara untuk instrumen TKAD difokuskan pada penguasaan mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) serta Bahasa Inggris.
"Pelaksanaan try out kemarin semuanya lancar dan tidak ada kendala. Semoga nanti juga demikian sewaktu ujian," imbuhnya menanggapi evaluasi kelancaran sistem ujian di seluruh sekolah penyelenggara.
Sementara itu, Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto, mengonfirmasi bahwa jadwal pelaksanaan TKA dan TKAD utama jenjang SMP sederajat akan berlangsung selama empat hari, yakni 6-9 April 2026.
Rangkaian persiapan panjang sengaja dilakukan jauh hari agar seluruh murid memiliki kesempatan yang sama dalam mengukur potret kemampuan akademik mereka sebelum lulus dari bangku SMP.
"TKA dan TKAD nanti kami bagi dua gelombang, pertama 6 dan 7 April. Kedua pada 8 dan 9 April," tutur Nugroho merinci teknis pembagian jadwal ujian guna menjaga efektivitas pelaksanaan di lapangan.
Selain aspek teknis, Disdikpora Bantul juga telah membekali para pendidik dan siswa melalui program bimbingan teknis khusus agar pelaksanaan ujian standar daerah ini berjalan secara optimal.
Nugroho pun mendorong seluruh orang tua dan guru untuk terus memotivasi para pelajar agar mempersiapkan diri dengan belajar mandiri guna meraih hasil nilai yang memuaskan.
"Kami juga meminta murid untuk mempersiapkan diri semaksimal mungkin agar nilai yang diperoleh juga bagus," tegasnya menutup keterangan mengenai kesiapan sistem pendidikan di Bantul dalam menyambut agenda tahunan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Bantul ungkap SHDK KK jadi kendala SPMB 2026. Verifikasi tetap aman tanpa temuan pemalsuan dokumen kependudukan.
Video Pos Polisi Nampu Saradan viral di media sosial. Warganet membagikan kenangan melintasi jalur lama Madiun–Nganjuk sebelum era jalan tol.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Pemda DIY buka fakta proyek mesin susu 2023. Kontrak diputus, pembayaran dihentikan, dan kasus kini diselidiki Kejati DIY.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY serta Jawa Tengah. Simak daftar wilayah yang merasakan getaran berdasarkan data BMKG.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.