Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Foto ilustrasi rapat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA— Pemerintah Kota Yogyakarta masih menunggu surat edaran resmi terkait kebijakan bekerja dari mana saja atau work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) menjelang libur nasional dan cuti bersama Hari Raya Nyepi dan Idulfitri tahun ini.
Kepala BKPSDM Kota Yogyakarta, Subarjilan, mengatakan rancangan surat edaran tersebut saat ini masih diproses dan diajukan kepada Pejabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Jogja untuk ditetapkan.
“SE-nya masih dinaikkan ke Pj Sekda, jadi kami masih menunggu. Yang mengurus dari bagian organisasi,” katanya, Minggu (8/3/2026).
WFA Maksimal 25 Persen Pegawai
Meski belum resmi terbit, Subarjilan menyebut kebijakan yang akan diterapkan kemungkinan tidak jauh berbeda dengan aturan yang diberlakukan pada akhir 2025.
Saat itu, ASN Pemkot Jogja diperbolehkan menjalankan skema WFA dengan batas maksimal 25% dari total pegawai di setiap organisasi perangkat daerah (OPD). Selain itu, setiap ASN hanya diperbolehkan mengambil WFA maksimal dua hari kerja.
Namun dalam pelaksanaannya, kuota tersebut tidak sepenuhnya terpakai karena sebagian besar ASN tetap memilih bekerja di kantor.
“Sebagian besar tetap kerja di kantor. Terutama yang di wilayah, karena tugas utamanya pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Layanan Publik Tetap Prioritas
Menurut Subarjilan, unit kerja yang memiliki fungsi pelayanan publik cenderung membatasi jumlah pegawai yang menjalankan WFA agar layanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Karena itu, pengaturan jumlah pegawai yang menjalankan WFA diserahkan kepada masing-masing OPD.
“Yang penting tidak mengganggu penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Pelayanan harus tetap berjalan,” katanya.
Ia menambahkan pembagian pegawai yang dapat menjalankan WFA juga disesuaikan dengan komposisi pegawai di setiap unit kerja.
Meski kebijakan WFA diberlakukan, Pemkot Jogja memastikan operasional layanan publik kepada masyarakat tetap berjalan normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.