Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi. /Solopos-M. Ferri Setiawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemerintah Kabupaten Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp1,5 miliar untuk pengadaan mobil dinas bupati dan wakil bupati dalam APBD 2026. Namun, Bupati Endah Subekti Kuntariningsih memastikan tidak akan menggunakan fasilitas tersebut.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono, menjelaskan anggaran tersebut disiapkan untuk dua unit kendaraan dinas dengan kisaran harga sekitar Rp700 juta per unit.
“Untuk pembelian mobil dinas bagi Bupati dan Wakil Bupati. Jadi, masing-masing unit di kisaran Rp700 jutaan,” kata Putro, Rabu (25/3/2026).
Ia menyebutkan, anggaran tersebut masih tersimpan di kas daerah dan realisasi pembelian akan menunggu keputusan kepala daerah.** Pemerintah hanya memfasilitasi, sementara keputusan akhir berada di tangan bupati dan wakil bupati.**
“Kami hanya memberikan fasilitasi. Tentunya untuk pembelian akan dikonsultasikan kepada Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Bisa saja tidak diambil seperti pagu yang disediakan di 2025,” katanya.
Rencana pengadaan ini muncul karena kendaraan dinas yang digunakan saat ini telah berusia lebih dari lima tahun. Kendaraan tersebut merupakan peninggalan masa kepemimpinan sebelumnya, termasuk unit Toyota Fortuner yang dibeli saat era Bupati Badingah dan Wakil Bupati Immawan Wahyudi.
“Di periode Pak Sunaryanta juga tidak melakukan pembelian kendaraan dinas baru. Makanya, kami alokasikan anggaran untuk pengadaan guna peremajaan,” katanya.
Meski demikian, Bupati Endah menegaskan tidak akan mengambil jatah mobil dinas baru dan tetap menggunakan kendaraan yang tersedia saat ini.
“Tidak akan mengambilnya,” kata Mbak Endah.
Saat ini, ia masih memanfaatkan sejumlah kendaraan dinas yang dinilai layak pakai, seperti Toyota Hiace, Toyota Fortuner, hingga Toyota Camry.
“Mobil dinas yang ada masih bagus-bagus,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.
Gempa M6,3 guncang Jepang timur laut. Shinkansen dihentikan, Miyagi terdampak, namun PLTN Fukushima dilaporkan aman.
Perdagangan hewan kurban di Bantul naik jelang Iduladha 2026. Kambing paling diminati, omzet pedagang diprediksi melonjak.