Kasus DBD Terbanyak di Gunungkidul Ada di Ponjong, Capai 64 Kasus
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Anggaran pengadaan mobil dinas baru di Gunungkidul dipastikan tidak akan digunakan. Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memilih mengalihkan dana tersebut untuk perbaikan jalan rusak. Kebijakan ini diambil di tengah keterbatasan anggaran dengan prioritas manfaat langsung bagi masyarakat.
Endah Subekti menegaskan operasional pemerintahan tetap berjalan dengan kendaraan dinas yang sudah tersedia saat ini. Ia menilai pengadaan mobil baru bukan kebutuhan mendesak.
“Tidak ada kendaraan dinas baru karena untuk operasional akan menggunakan mobil yang sudah ada,” kata Endah di Gunungkidul, Rabu (25/3/2026).
Menurut dia, alokasi anggaran harus disesuaikan dengan skala prioritas. Perbaikan infrastruktur jalan dinilai lebih penting karena dampaknya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.
“Kalau untuk perbaikan jalan, maka rakyat juga akan merasakan manfaatnya. Saya pakai kendaraan yang sudah ada,” ujarnya.
Dalam aktivitas kedinasan, Endah masih menggunakan sejumlah kendaraan yang dinilai layak, mulai dari Toyota Hiace, Toyota Fortuner, hingga sedan Toyota Camry. Ia memastikan seluruh kendaraan tersebut masih dalam kondisi baik.
Sementara itu, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono, menjelaskan bahwa dalam APBD 2026 sebenarnya telah disiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk pengadaan mobil dinas bagi bupati dan wakil bupati.
“Untuk pembelian mobil dinas bagi Bupati dan Wakil Bupati. Jadi, masing-masing unit di kisaran Rp700 jutaan,” kata Putro di Gunungkidul.
Ia menambahkan anggaran tersebut saat ini masih tersimpan di kas daerah dan belum digunakan. Keputusan pembelian sepenuhnya menunggu arahan kepala daerah.
“Kami hanya memberikan fasilitasi. Tentunya untuk pembelian akan dikonsultasikan kepada Ibu Bupati dan Bapak Wakil Bupati. Bisa saja tidak diambil seperti pagu yang disediakan di 2025,” ujarnya.
Putro menjelaskan rencana pengadaan mobil dinas semula didasarkan pada usia kendaraan yang sudah lebih dari lima tahun. Saat ini, kendaraan dinas yang digunakan merupakan Toyota Fortuner peninggalan masa kepemimpinan Bupati Badingah dan Wakil Bupati Immawan Wahyudi.
Ia juga menyebut pada periode Bupati Sunaryanta tidak ada pembelian kendaraan dinas baru, sehingga anggaran tahun ini sempat disiapkan untuk peremajaan.
Dengan keputusan terbaru ini, arah penggunaan anggaran di Gunungkidul beralih pada kebutuhan infrastruktur dasar, khususnya perbaikan jalan yang dinilai lebih mendesak bagi aktivitas masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.