Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Endah Subekti Kuntariningsih. – dok pribadi Endah Subekti
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Terpilih, Endah Subekti Kuntariningsih berhasil menyelesaikan studi magister di jurusan pertanian dengan nilai sempurna. Prosesi wisuda terlaksana di Universitas Diponegoro, Kamis (6/2/2025).
“Saya bersyukur pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih tidak jadi dilaksanakan 6 Februari sehingga bisa mengikuti wisuda S2 di Undip,” kata Endah kepada wartawan, Kamis.
Ketetapan kelulusan tertuang dalam Surat Nomor:A46 /UN7.F5/AK/XI1/2024, Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro. Di surat ini dinyatakan Endah Subekti Kuntariningsih adalah mahasiswa Fakultas Peternakan Dan Pertanian Universitas Diponegoro Semarang lulus sebagai Magister Pertanian (M.P) tertanggal 24 Desember 2024.
BACA JUGA: Jogja dan Sekitarnya Dilanda Suhu Panas, BMKG Beri Penjelasan
Jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) sebanyak 42, dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00. Ia mengakui sengaja mengambil spesialis jurusan pertanian karena melihat potensi pertanian di Gunungkidul yang luar biasa. “Semoga ilmu yang saya dapatkan bisa memberikan manfaat,” ungkapnya.
Menurut dia, selama ini Kabupaten Gunungkidul sering kali dipandang sebelah matah sebagai daerah kering yang selalu mengalami kesulitan air. “Dengan ilmu yang saya dapat di kampus, saya ingin memaksimalkan pertanian di daerah yang katanya kering ini,” kata Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul ini.
Menurut dia, Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu lumbung pangan di DIY. Predikat swasembada pangan juga telah diperoleh, tapi upaya optimalisasi dalam program ketahanan pangan akan terus dilakukan.
“Saya ingin membuat kebijakan di Gunungkidul sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan warga Gunungkidul pada umumnya,” katanya.
Ditambahkannya, ketahanan pangan tidak hanya difokuskan pada komoditas beras. Pasalnya, program diversifikasi pangan seperti ketela, jagung ataupun kacang bisa dimaksimalkan lagi.
“Sesuai visi misi saya, maka ilmu yang didapatkan dari kampus mudah-mudahan bisa diterapkan untuk kesejahteraan Gunungkidul,” ungkapnya.
Meski telah mendapatkan gelar program magister, Endah tak lantas membuatnya puas. Setelah diwisuda, ia segera mendaftarkan program doktoral di universitas yang sama. “Langsung mendaftar untuk kuliah S3,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.
IMI menghentikan sementara drag race di lintasan non-permanen seperti jalan raya dan kompleks perumahan di seluruh Indonesia.
Sebanyak 68 foto jurnalistik ANTARA dipamerkan di Titik Nol Kilometer Jogja pada 14-21 Agustus untuk menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI.
Pemerintah menargetkan pembiayaan RAPBN 2027 sebesar Rp671,2 triliun, turun 8,6% dari outlook 2026 yang mencapai Rp734,3 triliun.
Imigrasi Parepare mendeportasi WN Malaysia yang overstay 101 hari melalui jalur laut dari Parepare-Nunukan menuju Tawau.