Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Bupati Terpilih Gunungkidul- Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul terpilih, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan sudah berangkat ke Jakarta sejak Sabtu (15/2/2025) malam. Rangkaian kegiatan untuk pelantikan juga sudah dilaksanakan mulai dari registrasi dan cek kesehatan.
“Keberangakatan untuk pelantikan berjalan dengan lancar,” kata Endah saat dihubungi Senin (17/2/2025).
Dia menjelaskan, setibanya di Jakarta langsung melakukan medical check up dengan melakukan sejumlah pemeriksaan kesehatan seperti cek gula darah, kolesterol hingga kadar asam urat dalam tubuh. Selain itu, juga ada registrasi kepala daerah terpilih untuk proses pelantikan hingga retreat atau orientasi yang diselenggarakan di Magelang, Jawa Tengah.
“Alhamdulillah untuk cek kesehatan seperti kolesterol, gula darah dan asam urat semuanya baik dan normal,” ungkapnya.
Endah menambahkan, rencananya juga ada pengarahan yang dilakukan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri. Selain itu, sebelum pelantikan akan ada gladi kotor yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) pada Selasa (18/2/2025).
“Pelantikan 20 Februari. Jadi, 18 Februari ada gladi kotor pelantikan dan 19 Februari untuk pelaksanaan gladi bersih,” katanya.
Endah menambahkan, setelah proses pelantikan akan dilanjutkan untuk kegiatan retreat atau orientasi kepala daerah yang berlangsung mulai 21-28 Februari 2025.
“Jadi setelah pelantikan langsung berangkat ke Magelang untuk menjalani orientasi,” katanya.
BACA JUGA: Siapkan Fisik untuk Retreat Kepala Daerah, Endah Subekti Rutin Jogging dan Nge-gym
Terpisah, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan dan Rumah Tangga, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Arkham Mashudi mengatakan, sudah berada di Jakarta sejak Sabtu. Kegiatan yang dilakukan mendamping bupati dan wakil bupati terpilih untuk prosesi pelantikan.
“Yang punya akses ke Kemendagri adalah kami sehingga kami ikut untuk registrasi, pengecekan kesehatan hingga pelantikan,” katanya.
Disinggung mengenai kegiatan bupati dan wakil bupati Gunungkidul terpilih, pada Senin tidak ada kegiatan. Ia berdalih, tim dari Kementerian sedang berkoordinasi dengan kepresidenan untuk pelantikan.
“Jadi jadwal hari ini [Senin] masih menunggu. Tapi untuk besok [18/2/2025] ada kegiatan gladi kotor dan sehari berikutnya ada gladi bersih pelantikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Konferensi Pendidikan Indonesia 2026 di UNY memperkuat kolaborasi daerah untuk mempercepat transformasi pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Registrasi SIM card baru mulai 1 Juli 2026 wajib menggunakan verifikasi biometrik wajah sesuai Permen Komdigi Nomor 7 Tahun 2026.
Institut Kemandirian Dompet Dhuafa memperluas peluang kerja hingga Jepang melalui pelatihan vokasi, kemitraan industri, dan sertifikasi kompetensi.
DJP menetapkan pemungutan pajak marketplace mulai 1 Agustus 2026. Berlaku bagi seller beromzet di atas Rp500 juta per tahun.
Kemenkes menyebut putusan MK yang menolak uji materi UU Kesehatan memperkuat dasar hukum penanganan KLB dan wabah di Indonesia.