Dana Darurat Gunungkidul Rp8,6 Miliar Utuh, Baru Terpakai Rp459 Juta
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, WONOSARI—Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih lebih memilih tinggal di Kompleks Cagar Budaya Bangsal Sewokoprojo di Padukuhan Purbosari, Wonosari.
Padahal, Pemkab telah menyiapkan fasilitas rumah dinas baik untuk bupati maupun wakil bupati Gunungkidul.
“Rencana tinggal di Sewokoprojo yang dulu pernah jadi kantor pemerintahan. Sekarang menjadi cagar budaya dan kalau ditempat akan maka bangunannya akan terus terawat,” kata Mbak Endah-panggilan akrab Endah Subekti Kuntariningsih saat diwawancarai usai serah terima jabatan bupati dan wakil bupati di Bangsal Sewokoprojo, Senin (3/3/2025).
Saat ini, lanjut Endah, persiapana untuk menempati Sewokoprojo sebagai rumah tinggal telah dipersiapkan. Saat ini, Sewokoprojo pun telah dicat dengan warna merah, identik dengan partai yang menaungi Endah Subekti.
Mbak Endah memastikan tempat yang akan ditinggalinya nantinya bukanlah bagian yang masuk dalam bagian cagar budaya. Endah akan tinggal di bangunan tambahan, yang pernah menjadi rumah dinas almarhum Bupati Gunungkidul Sumpeno Putro di 2010 lalu.
“Yang saya tinggali merupakan bangunan tambahan dan baru. Jadi, bukan bagian dari cagar budaya, meski masih masuk dalam kompleks Sewokoprojo sehingga saat dicat merah tidak ada masalah,” katanya.
Menurut Endah, kompleks Sewokoprojo akan dimanfaatkan sebagai ruang publik dan kegiatan sosial masyarakat. Selain itu, juga ada rencana membentuk save house bagi korban kekerasan, khususnya kalangan perempuan dan anak.
“Para korban ini harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah dan dijamin kerahasiannya,” katanya.
Sementara, Wakil Bupati Joko Parwoto mengatakan, selama menjabat sebagai wakil bupati akan menempati rumah dinas yang dimiliki oleh pemkab. Salah satu tujuannya untuk memudahkan dalam komunikasi dan koordinasi karena jaraknya yang lebih dekat.
“Sekarang masih dalam proses renovasi dan kalau sudah selesai maka akan saya tempati,” katanya.
Joko berharap selama menjabat akan ada komunikasi baik sehingga ketugasan yang dimiliki bisa berjalan dengan optimal. Ia mengaku siap menjalankan tugas-tugasnya sebagai wakil bupati dan berharap kehadirannya dapat memberikan dampak positif untuk pembangunan di Kabupaten Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan dana darurat Rp8,64 miliar pada 2026. Hingga awal Juli, baru Rp459 juta digunakan untuk bencana dan kebutuhan mendesak.
Minyakita diduga berbau solar ditarik dari peredaran. Kemendag ancam sanksi tegas, Bulog pastikan penggantian untuk warga.
Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei di Teheran dihadiri ribuan pelayat dan tokoh dunia, berlangsung hingga sepekan.
Persib Bandung resmi datangkan Ragnar Oratmangoen dengan kontrak 3 tahun. Tambah kekuatan untuk Liga dan Asia.
Kapolri Listyo Sigit lantik 8 pejabat Polri termasuk 6 Kapolda. Ini daftar lengkap dan pesan penting untuk pelayanan publik.
Pertamina RJBT salurkan 9,3 juta liter avtur untuk 208 penerbangan haji 2026 di Solo dan Jogja.