Program MBG di Gunungkidul Resmi Dihentikan Sementara, Ini Alasannya
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih beserta jajaran saat berfoto bersama dengan mantan Bupati Gunungkidul Sunaryanta dalam prosesi serah terima jabatan yang berlangsung di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari. Senin (3/3/2025). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih memastikan tidak akan merombak jajaran pejabat di lingkup pemkab. Hal ini disampaikan saat serah terima jabatan dengan bupati lama Sunaryanta di Bangsal Sewokoprojo, Senin (3/3/2025).
“Kami akan tegak lurus dan ikuti aturan penataan pejabat sehingga dalam waktu dekat tidak ada penataan,” kata Mbak Endah, sapaan akrabnya, Senin siang.
Dia pun meminta kepada para pegawai untuk tidak khawatir. Hal ini dikarenakan penataan akan mengacu pada merit sistem yang didasarkan pada evaluasi kinerja.
BACA JUGA: Alasan Mbak Endah, Bupati Gunungkidul Pilih Tinggal di Bangsal Sewokoprojo
“Sebagai ketua partai yang memegang teguh tinggi tentang demokrasi, maka harus dapat menghargai perbedaan. Makanya, kami tidak akan melakukan perombakan kalau tidak melihat merit sistem dalam manajemen kepegawaian,” katanya.
Usai pelaksanaan sertijab, Mbak Endah mengaku siap untuk fokus dalam bekerja. Sebagai langkah awal akan melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mengidentifikasi permalahan untuk dicarikan solusinya secara bersama-sama.
“Dari identifikasi masalah ini, maka dicarikan solusi anggaran apa yang bisa direalisasikan. Yang jelas, pelaksanaan program harus disesuaikan dengan visi misi milik bupati serta tidak boleh melenceng dari program yang jadi kebijakan di Pemerintah Pusat,” katanya.
Selain sertijab, Mbak Endah juga mengikuti agenda Paripurna DPRD Gunungkidul untuk memberikan sambutan pertama sebagai bupati. Adapun pada sore hari ada kegiatan pisah sambut dengan mantan Bupati Sunaryanta di Taman Budaya Gunungkidul.
“APBD telah diketok dan itu merupakan program dari Bupati Sunaryanta dan saya akan melanjutkannya,” katanya.
Mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyempatkan diri meminta maaf apabila selama memimpin ada perbuatan yang salah dan belum bisa memenuhi harapan dari Masyarakat. “Saya telah menjalankan Amanah ini [sebagai buapti] selama empat tahun tujuh hari. Apabila ada yang kurang, saya memohon maaf,” katanya.
Ia berharap di kepemimpinan baru ada komitmen untuk melanjutkan pembangunan yang telah dijalankan. Salah satunya dalam upaya mewujudkan kesejahteraan di Masyarakat.
“Saya berharap kepemimpinan Mbak Endah dan Mas Joko dapat melanjutkan pembangunan yang telah berjalan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul dihentikan sementara selama libur sekolah, layanan kembali aktif 13 Juli 2026.
PSIM Jogja resmi mengakhiri kerja sama dengan bek tengah Andy Setyo setelah kontraknya berakhir pada penghujung musim.
petugas mengamankan dua tersangka dengan barang bukti ganja seberat 232 gram dan tembakau sintetis seberat 148 gram.
Laptop gaming kini tidak lagi hanya digunakan oleh gamer, tetapi juga oleh pelajar, mahasiswa, kreator konten, hingga profesional muda
Amerika Serikat menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Pulisic dan Balogun jadi tumpuan tuan rumah memburu tiket 16 besar.
Riset UII membuktikan smartwatch dapat menjadi bukti digital penting untuk membantu mengungkap penyebab kematian dan investigasi kriminal.