Kuota Transmigrasi Belum Jelas, Gunungkidul Masih Menunggu Pusat
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Bupati Gunungkidul terpilih Endah Subekti Kuntariningsih./Istimewa Dok. Pribadi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul terpilih, Endah Subekti Kuntariningsih memastikan kesiapannya untuk mengikuti kegiatan orientasi kepala daerah di Magelang. Rencananya, masa retreat berlangsung mulai 21-28 Februari 2025.
“Pastinya ikut karena setelah pelantikan langsung menuju Magelang untuk melaksanakan retreat,” kata Mbak Endah, Kamis (13/2/2025).
Dia menjelaskan, untuk retreat sudah mulai mempersiapkan diri. Salah satunya penyiapan fisik agar bisa ikut berpartisipasi penuh selama orientasi berlangsung.
Mbak Endah mengaku rutin melakukan olahraga untuk menjaga kesehatan. Olahraga yang dipilih dengan jogging atau jalan yang dilakukan setiap pagi. “Saya juga sering nge-gym mandiri di rumah,” ungkapnya.
Selain itu, untuk persiapan disesuaikan dengan Surat Edaran yang dikeluarkan dari Kementerian Dalam Negeri. Yakni, mulai dari cek kesehatan RSUD, menyiapkan perlengkapan pakaian Satpol PP, batik hingga obat-obatan yang diperlukan.
Rencananya, kegiatan berlangsung mulai 21-28 Februari 2025. Namun, prosesi dimulai 15-17 Februari karena semua kepala daerah terpilih sudah ada di Jakarta untuk registrasi dan menyerahkan hasil medical check up dari wilayah masing-masing.
Pada 18-19 Februari dilakukan gladi kotor dan gladi bersih untuk kelancaran pelantikan kepala daerah terpilih di Istana Negara di 20 Februrai 2025. “Setelah acara pelantikan selesai langsung terbang ke Magelang untuk mengikuti retreat yang berlangsung hingga 28 Februari,” katanya.
Sesuai dengan Menteri Dalam Negeri No.200.5/628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Pada poin 5 bagian B dijelaskan bahwa biaya selama orientasi dibebankan ke daerah.
Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp22 juta per orang. Nominal ini berasal dari kegiatan yang berlangsung selama delapan hari dengan operasional harian sebesar Rp2,75 juta per orangnya.
Selain biaya operasional, pemkab juga diwajibkan menyediakan pakaian dinas lapangan Satpol PP sebanyak satu setel, Sepatu PDL, topi dengan logo masing-masing daerah. Selanjutnya, ada pakaian olahraga warna hitam, kaos putih lengan panjang dan Sepatu olahraga.
Selama retreat, juga diminta menyediakan kemeja putih lengan panjang, celana panjang warna hitam, Sepatu pantofel. Baju batik juga diminta disediakan serta kebutuhan obat-obatan untuk keperluan pribadi.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan yang mengharuskan pemkab membiayai kebutuhan retreat bupati dan wakil bupati terpilih. Kebijakan tersebut sudah diatur dalam surat edaran yang dikeluarkan Kemendagri. “Kami akan membiayainya karena kebijakan ini sesuai dengan edaran dari Kementerian,” kata Sri Suhartanta.
Disingung mengenai besaran biaya yang harus ditanggung, ia mengakui bahwa nominal disesuaikan dengan edaran yang ada. “Sudah ada aturannya dan besaran disesuaikan dengan imbauan dari Kemendagri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian kuota transmigrasi 2026 dari pemerintah pusat untuk 15 keluarga calon transmigran.
Julian Quinones mencetak satu gol dan satu assist saat Meksiko menyingkirkan Ekuador dan lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Vietnam mulai menerapkan denda hingga Rp34 juta bagi penyebar hoaks dan konten terlarang di media sosial mulai 1 Juli 2026.
Justin Bieber dikabarkan belum berencana menggelar tur untuk album Swag meski penampilannya di Coachella 2026 mencuri perhatian.
Juli 2026 menghadirkan hujan meteor, galaksi Bima Sakti, purnama rusa, hingga pertemuan planet yang bisa diamati dari Indonesia.
Mbappe pecahkan rekor Ronaldo Nazario saat Prancis menyingkirkan Swedia 3-0 dan semakin dekat mengejar rekor gol Lionel Messi.