Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Bupati Gunungkidul terpilih Endah Subekti Kuntariningsih./Istimewa Dok. Pribadi
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul terpilih, Endah Subekti Kuntariningsih memastikan kesiapannya untuk mengikuti kegiatan orientasi kepala daerah di Magelang. Rencananya, masa retreat berlangsung mulai 21-28 Februari 2025.
“Pastinya ikut karena setelah pelantikan langsung menuju Magelang untuk melaksanakan retreat,” kata Mbak Endah, Kamis (13/2/2025).
Dia menjelaskan, untuk retreat sudah mulai mempersiapkan diri. Salah satunya penyiapan fisik agar bisa ikut berpartisipasi penuh selama orientasi berlangsung.
Mbak Endah mengaku rutin melakukan olahraga untuk menjaga kesehatan. Olahraga yang dipilih dengan jogging atau jalan yang dilakukan setiap pagi. “Saya juga sering nge-gym mandiri di rumah,” ungkapnya.
Selain itu, untuk persiapan disesuaikan dengan Surat Edaran yang dikeluarkan dari Kementerian Dalam Negeri. Yakni, mulai dari cek kesehatan RSUD, menyiapkan perlengkapan pakaian Satpol PP, batik hingga obat-obatan yang diperlukan.
Rencananya, kegiatan berlangsung mulai 21-28 Februari 2025. Namun, prosesi dimulai 15-17 Februari karena semua kepala daerah terpilih sudah ada di Jakarta untuk registrasi dan menyerahkan hasil medical check up dari wilayah masing-masing.
Pada 18-19 Februari dilakukan gladi kotor dan gladi bersih untuk kelancaran pelantikan kepala daerah terpilih di Istana Negara di 20 Februrai 2025. “Setelah acara pelantikan selesai langsung terbang ke Magelang untuk mengikuti retreat yang berlangsung hingga 28 Februari,” katanya.
Sesuai dengan Menteri Dalam Negeri No.200.5/628/SJ tentang Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Pada poin 5 bagian B dijelaskan bahwa biaya selama orientasi dibebankan ke daerah.
Biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan tersebut mencapai Rp22 juta per orang. Nominal ini berasal dari kegiatan yang berlangsung selama delapan hari dengan operasional harian sebesar Rp2,75 juta per orangnya.
Selain biaya operasional, pemkab juga diwajibkan menyediakan pakaian dinas lapangan Satpol PP sebanyak satu setel, Sepatu PDL, topi dengan logo masing-masing daerah. Selanjutnya, ada pakaian olahraga warna hitam, kaos putih lengan panjang dan Sepatu olahraga.
Selama retreat, juga diminta menyediakan kemeja putih lengan panjang, celana panjang warna hitam, Sepatu pantofel. Baju batik juga diminta disediakan serta kebutuhan obat-obatan untuk keperluan pribadi.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta saat dikonfirmasi membenarkan adanya kebijakan yang mengharuskan pemkab membiayai kebutuhan retreat bupati dan wakil bupati terpilih. Kebijakan tersebut sudah diatur dalam surat edaran yang dikeluarkan Kemendagri. “Kami akan membiayainya karena kebijakan ini sesuai dengan edaran dari Kementerian,” kata Sri Suhartanta.
Disingung mengenai besaran biaya yang harus ditanggung, ia mengakui bahwa nominal disesuaikan dengan edaran yang ada. “Sudah ada aturannya dan besaran disesuaikan dengan imbauan dari Kemendagri,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.
Ajang lari lintas alam Biosferun 2026 kembali digelar pada 18 Oktober 2026. Memasuki penyelenggaraan kelima, event trail run ini menawarkan pengalaman berbeda.
Sugiono resmi dilantik menjadi Menko PMK dalam reshuffle Kabinet Merah Putih. Simak sejumlah capaian Sugiono selama menjabat Menlu.