Pengadaan Seragam Dinas Senilai Rp3,7 Miliar di Gunungkidul Dibatalkan
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Proses evakuasi korban terseret ombak di Pantai Ngrumput di Kalurahan Banjarejo, Kapanewon Tanjungsari, Jumat (3/4/2026). - Istimewa/Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 di Pantai Baron
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Insiden kecelakaan laut terjadi di Pantai Ngrumput, di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, saat tiga wisatawan terseret ombak pada Jumat (3/4/2026) pagi. Satu korban sempat tenggelam dan harus dilarikan ke rumah sakit setelah berhasil diselamatkan tim SAR.
Peristiwa ini melibatkan rombongan wisatawan asal Klaten, Jawa Tengah, yang datang untuk mengisi libur panjang Paskah. Tiga korban masing-masing Agung Abdullah (22) asal Riau, Kepulauan Riau; Maulana Alazhar (20) asal Nusa Tenggara Barat; dan Raihan (21) asal Padang, Sumatera Barat.
Ketiganya awalnya bermain air di pantai. Namun karena terlalu asyik, mereka tidak menyadari telah berada terlalu ke tengah hingga akhirnya tersapu ombak besar.
Dua korban, Maulana dan Raihan, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi. Sementara Agung terseret arus hingga tenggelam dan membutuhkan pertolongan segera.
Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 1 di Pantai Baron, Surisdiyanto, mengatakan laporan langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim penyelamat.
“Korban selamat langsung meminta bantuan untuk menolong temannya yang terseret ombak,” ujarnya.
Diselamatkan Setelah Terseret Jauh
Tim SAR menggunakan perahu jukung untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Agung akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi lemas setelah terseret sekitar 100 meter dari bibir pantai.
Korban kemudian langsung dibawa ke RSUD Saptosari untuk mendapatkan penanganan medis karena banyak menelan air laut.
“Kondisi korban dalam keadaan lemas karena banyak minum air laut,” kata Surisdiyanto.
Koordinator Satlinmas Wilayah 2 di Pantai Baron, Marjono, mengingatkan pengunjung untuk lebih berhati-hati saat bermain di pantai, terutama di tengah meningkatnya kunjungan selama libur panjang.
Menurutnya, keselamatan harus menjadi prioritas utama agar kejadian serupa tidak terulang.
Petugas juga terus bersiaga di sepanjang kawasan pantai selatan, mulai dari Poktunggal di Kapanewon Tepus hingga Bukit Paralayang di Kapanewon Purwosari.
Selain berjaga di posko, personel juga disebar untuk berbaur dengan wisatawan guna memberikan pengawasan langsung di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul batalkan pengadaan seragam Rp3,7 miliar karena efisiensi dan dialihkan ke program prioritas daerah.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.