Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aksi pencurian yang menyasar toko kelontong di wilayah Gunungkidul terungkap setelah polisi mengamankan dua pemuda yang diduga beraksi di beberapa lokasi. Kasus ini menyeret pelaku yang disebut menggunakan hasil curian untuk kebutuhan sehari-hari hingga membeli minuman keras.
Penangkapan dilakukan oleh jajaran Polsek Saptosari setelah penyelidikan atas laporan pencurian di toko kelontong di Krambilsawit, di Saptosari, Gunungkidul, pada Kamis (5/3/2026).
Kapolsek Saptosari, Sigit Teja Sukmana, menjelaskan kasus bermula dari laporan korban yang kehilangan uang tunai Rp10 juta serta puluhan bungkus rokok.
“Korban langsung melaporkan ke polsek hingga dilakukan penyelidikan untuk membongkar kasus ini,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).
Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan saksi, polisi mengarah pada dua tersangka berinisial RNA,19, asal Krambilsawit, di Saptosari dan NP,20, asal Girikarto, di Panggang.
Keduanya ditangkap saat berada di rumah salah satu pelaku.
“Kedua pelaku kami amankan saat berada di rumah salah satu pelaku RNA,” katanya.
Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp700.000, dompet, serta tas.
Dari hasil pemeriksaan, uang hasil kejahatan telah digunakan untuk melunasi utang, membeli minuman keras, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Apapun alasannya tetap diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Sigit.
Polisi juga mengungkap kedua pelaku tidak hanya beraksi di satu lokasi. Mereka mengaku melakukan pencurian di lima tempat berbeda, yakni di sejumlah toko di Kapanewon Saptosari dan Panggang.
Barang yang menjadi sasaran meliputi uang tunai, rokok, hingga tabung gas.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 477 ayat 1 huruf (f) dan (g) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman hingga tujuh tahun penjara.
Kasi Humas Polres Gunungkidul, Subarsana, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pencurian di rumah maupun tempat usaha.
“Tidak hanya dikunci, tapi juga harus diawasi agar lebih aman. Kewaspadaan ini sebagai upaya mengurangi risiko tindak pidana pencurian,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
BNPB mencatat 14 orang meninggal akibat gempa M7,7 NTT. Sebanyak 2.000 warga mengungsi dan puluhan rumah mengalami kerusakan.
Kawah Sikidang dipadati wisatawan saat libur HUT RI. Kunjungan ke Dieng meningkat hingga 10.000 orang per hari saat akhir pekan.
Gempa M 7,7 NTT berkaitan dengan Flores Back Arc Thrust. Sesar ini berpotensi memicu gempa besar dan memiliki sejarah gempa merusak.
Harga emas Pegadaian Sabtu 15 Agustus 2026 naik. Antam Rp2,782 juta, Galeri24 Rp2,677 juta, dan UBS Rp2,736 juta per gram.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).