Uji Coba Kelok 23 Selesai, Jalan Kretek-Girijati Ditutup Sementara
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Sejumlah produk percetakan dengan teknologi terberubyang ditampilkan dalam pameran Jogja Printing Expo di JEC, Rabu (8/4/2026).
Harianjogja.com, BANTUL— Puluhan mesin cetak berteknologi terbaru dipamerkan dalam Jogja Print Expo ke-2 yang digelar di Jogja Expo Center selama 8–11 April 2026. Ajang ini menghadirkan sedikitnya 35 perusahaan yang membawa berbagai inovasi untuk mendukung industri kreatif di Jogja.
Pameran ini menjadi ruang bagi pelaku usaha percetakan untuk melihat langsung perkembangan teknologi, mulai dari mesin digital printing hingga laser cutting. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk kreatif lokal.
CEO Krista Exhibitions, Daud Salim, menilai Jogja sebagai kota seni dan budaya membutuhkan dukungan peralatan yang modern agar industri percetakan terus berkembang.
"Pameran ini penting mengingat bahwa Jogja adalah kota seni, budaya, dan banyak artis-artis seni rupa," katanya saat pembukaan, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, kemajuan teknologi menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi. Melalui pameran ini, berbagai solusi ditawarkan, mulai dari cetak konvensional hingga digital untuk kebutuhan kemasan, promosi, hingga produk kreatif seperti kaos.
"Di pameran ini kami menampilkan peralatan yang mendukung, baik untuk mengukir dengan teknologi laser cutting maupun dengan digital printing dan juga termasuk konvensional printing," ungkapnya.
Selain menjadi ajang pamer teknologi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperbarui mesin produksi mereka agar lebih efisien dan mengikuti tren industri.
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia, Ahmad Mughira Nurhaini, menyebut kehadiran pameran ini mempermudah pelaku usaha di Jogja mengakses teknologi tanpa harus ke luar kota.
"Jadi teman-teman Jogja sekarang kalau mau lihat mesin cetak nggak perlu lagi ke Jakarta, ke Surabaya, cukup di sini aja sudah ada semua tersedia," katanya.
Ia berharap Jogja Print Expo bisa digelar secara rutin setiap tahun agar perkembangan teknologi percetakan terus dapat diakses pelaku usaha, termasuk UMKM.
"Jadi itu harapan kami pameran ini bisa berlangsung lebih tiap tahun dan UMKM lebih banyak lagi di tahun-tahun berikutnya yang akan ikut," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Uji coba Kelok 23 selesai. Jalan Kretek-Girijati ditutup sementara untuk penyelesaian Lot 17A dan evaluasi keselamatan lalu lintas.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.