Karies, Kurang Gerak hingga Gangguan Mental Serang Pelajar di Bantul
Dinkes Bantul temukan karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gangguan mental pada pelajar dari hasil skrining CKG 2025-2026.
Sejumlah produk percetakan dengan teknologi terberubyang ditampilkan dalam pameran Jogja Printing Expo di JEC, Rabu (8/4/2026).
Harianjogja.com, BANTUL— Puluhan mesin cetak berteknologi terbaru dipamerkan dalam Jogja Print Expo ke-2 yang digelar di Jogja Expo Center selama 8–11 April 2026. Ajang ini menghadirkan sedikitnya 35 perusahaan yang membawa berbagai inovasi untuk mendukung industri kreatif di Jogja.
Pameran ini menjadi ruang bagi pelaku usaha percetakan untuk melihat langsung perkembangan teknologi, mulai dari mesin digital printing hingga laser cutting. Kehadiran teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing produk kreatif lokal.
CEO Krista Exhibitions, Daud Salim, menilai Jogja sebagai kota seni dan budaya membutuhkan dukungan peralatan yang modern agar industri percetakan terus berkembang.
"Pameran ini penting mengingat bahwa Jogja adalah kota seni, budaya, dan banyak artis-artis seni rupa," katanya saat pembukaan, Rabu (8/4/2026).
Menurutnya, kemajuan teknologi menuntut pelaku usaha untuk beradaptasi. Melalui pameran ini, berbagai solusi ditawarkan, mulai dari cetak konvensional hingga digital untuk kebutuhan kemasan, promosi, hingga produk kreatif seperti kaos.
"Di pameran ini kami menampilkan peralatan yang mendukung, baik untuk mengukir dengan teknologi laser cutting maupun dengan digital printing dan juga termasuk konvensional printing," ungkapnya.
Selain menjadi ajang pamer teknologi, kegiatan ini juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk memperbarui mesin produksi mereka agar lebih efisien dan mengikuti tren industri.
Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia, Ahmad Mughira Nurhaini, menyebut kehadiran pameran ini mempermudah pelaku usaha di Jogja mengakses teknologi tanpa harus ke luar kota.
"Jadi teman-teman Jogja sekarang kalau mau lihat mesin cetak nggak perlu lagi ke Jakarta, ke Surabaya, cukup di sini aja sudah ada semua tersedia," katanya.
Ia berharap Jogja Print Expo bisa digelar secara rutin setiap tahun agar perkembangan teknologi percetakan terus dapat diakses pelaku usaha, termasuk UMKM.
"Jadi itu harapan kami pameran ini bisa berlangsung lebih tiap tahun dan UMKM lebih banyak lagi di tahun-tahun berikutnya yang akan ikut," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul temukan karies gigi, kurang aktivitas fisik, hingga gangguan mental pada pelajar dari hasil skrining CKG 2025-2026.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.
Jadwal misa dan ibadah Kenaikan Yesus 2026 di Jogja lengkap dari Kotabaru, Ganjuran hingga GKJ Ambarrukmo.