Video Dugaan Pungli Viral, DPRD Kota Jogja Minta Tata Kelola Alkid Dievaluasi
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Rumah tak layak huni / Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Jogja dipercepat tahun ini dengan mengandalkan dana Corporate Social Responsibility (CSR). Skema ini dipilih agar warga bisa segera menempati hunian yang lebih sehat meski terkendala administrasi lahan.
Pemerintah Kota Jogja menargetkan perbaikan 200 unit RTLH sepanjang 2026, meningkat signifikan dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencapai 82 unit. Program ini menyasar rumah-rumah dengan kondisi mendesak yang belum tersentuh anggaran pemerintah.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menjelaskan penggunaan dana CSR menjadi solusi atas keterbatasan akses bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama bagi rumah dengan status tanah yang belum jelas.
“Tanpa APBD, tanpa APBN, karena kadang tanahnya belum jelas secara administrasi. Tapi dengan gotong royong, ini tetap bisa diselesaikan,” jelasnya di Kota Jogja, Senin (13/4/2026).
Salah satu fokus perbaikan dilakukan di wilayah di Purwokinanti dan di Wirogunan, Kota Jogja. Sebelum diperbaiki, kondisi rumah di lokasi tersebut dinilai tidak memenuhi standar kesehatan, terutama karena ruang dapur, kamar, dan toilet berada dalam satu area.
“Rumah seperti ini sangat tidak memenuhi syarat. Dapur, kamar, dan WC menyatu, tidak sehat, apalagi dihuni anak kecil yang masih sekolah. Ini tentu memprihatinkan,” katanya.
Setiap unit rumah yang diperbaiki mendapatkan bantuan sekitar Rp20 juta, ditambah dukungan material bangunan untuk menunjang proses renovasi.
Warga Rasakan Dampak Langsung
Program ini mulai dirasakan langsung oleh warga penerima manfaat. Salah satunya Partini, warga di Wirogunan, Kota Jogja, yang selama ini tinggal di rumah dekat sungai dengan kondisi rawan banjir.
Ia mengaku bersyukur rumahnya masuk dalam program perbaikan tahun ini. Selama ini, kondisi hunian yang sering terdampak banjir membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.
“Alhamdulillah, senang sekali rumah mau diperbaiki. Saya tinggal di sini dari kecil, sering kebanjiran juga,” ungkapnya.
Dengan adanya perbaikan ini, warga berharap hunian menjadi lebih aman, sehat, dan layak ditinggali, terutama bagi keluarga dengan anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong evaluasi tata kelola Alkid setelah video dugaan pungutan liar dan intimidasi beredar di media sosial.
Cek bansos September 2026 melalui kanal resmi Kemensos. Simak cara cek PKH, BPNT, dan mekanisme penerima BLT Kesra Rp900.000.
Gavin Lee mengakui Timnas Indonesia tampil bagus saat menang 2-0 atas Singapura. Ia menyoroti kurangnya kepercayaan diri timnya di babak pertama.
John Herdman menegaskan tidak ada perbedaan pemain lokal, diaspora, dan naturalisasi di Timnas Indonesia usai menang 2-0 atas Singapura.
Daratan Gunung Anak Krakatau kini mencapai 341,5 hektare, melampaui luas sebelum kolaps pada Desember 2018.
Adi Prayitno menilai PPP punya modal politik dari elektabilitas 3,4 persen untuk memperkuat mesin partai menuju Pemilu 2029.