Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Petugas memadamkan api di bangunan bekas kandang ternak puyuh di Dusun Tanjungtirto, Kalitirto, Berbah, Sleman pada Senin (13/4/2026)./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Sebuah bangunan bekas kandang puyuh yang difungsikan sebagai gudang di Dusun Tanjungtirto, di Kalitirto, Berbah, Sleman, hangus terbakar pada Senin siang.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu menyebabkan kerugian material ditaksir mencapai Rp20 juta.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan bangunan tersebut milik warga berinisial NF (54).
Peristiwa bermula saat pemilik rumah sedang menerima tamu, kemudian terdengar suara letupan dari arah gudang.
“Tiba-tiba mendengar suara letupan seperti orang memasak yang berasal dari gudang, padahal gudang tersebut tidak digunakan untuk memasak,” ujar Argo.
Karena curiga, pemilik bersama tamunya langsung mengecek sumber suara tersebut.
Saat diperiksa, api sudah membesar dan melahap bangunan bekas kandang puyuh yang berada di belakang rumah.
Bangunan tersebut diketahui berisi kandang puyuh lama serta berbagai barang bekas yang mudah terbakar.
Api juga sempat merembet ke bagian atap kamar tidur belakang yang menempel dengan gudang.
Api Cepat Membesar
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB dengan empat unit armada.
Satu unit berasal dari Bantul dan tiga unit dari Kabupaten Sleman, dibantu personel Polsek Berbah serta relawan.
Sekitar 25 menit kemudian, api berhasil dipadamkan.
“Pada pukul 15.45 WIB, api berhasil dipadamkan menggunakan dua unit pemadam kebakaran,” jelas Argo.
Menurutnya, bangunan tersebut memang hanya digunakan sebagai tempat penyimpanan barang bekas, sehingga api cepat menyebar saat kebakaran terjadi.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran belum diketahui karena saat dicek api sudah dalam kondisi besar.
Akibat kejadian ini, bangunan seluas 5x9 meter dengan atap bambu dan asbes mengalami kerusakan total.
Sejumlah barang di dalamnya seperti 13 kandang puyuh, satu boks pembesaran bibit, serta barang bekas lainnya turut terbakar.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa bangunan yang menyimpan material mudah terbakar memiliki risiko tinggi terhadap kebakaran.
Polisi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk rutin memeriksa instalasi listrik, menyimpan bahan mudah terbakar secara aman, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah.
Langkah pencegahan tersebut dinilai penting untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar dalam waktu singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.