3 ASN Jayawijaya Ditembak KKB, Haedar Minta Warga Dilindungi
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Haedar Nashir meminta TNI-Polri dan pemerintah memperkuat perlindungan warga di Papua.
Foto ilustrasi work from home, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, JOGJA—Kenaikan harga BBM non-subsidi mendorong DPRD Kota Jogja mengusulkan perluasan kebijakan work from home atau WFH bagi ASN. Wakil Ketua DPRD Kota Jogja Sinarbiyat Nurjanat menilai langkah itu bisa menjadi cara efisien untuk menekan beban biaya di tengah tekanan ekonomi global.
Ia mengatakan WFH sebaiknya diterapkan lebih luas pada OPD yang tidak bersentuhan langsung dengan pelayanan publik. Menurut dia, skema itu tidak akan mengganggu layanan masyarakat jika difokuskan pada sektor non-pelayanan.
“Fokusnya yang WFH adalah sektor non-pelayanan langsung ke masyarakat sehingga tidak mengganggu. Dengan sebagian OPD bekerja dari rumah, harapannya terjadi efisiensi penggunaan BBM secara signifikan,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Sinarbiyat juga mendorong Pemkot Jogja memperketat penggunaan kendaraan dinas melalui pembatasan kuota BBM di tiap OPD. Di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Jogja, kata dia, pembatasan sudah mulai diterapkan dengan hanya meminjamkan mobil operasional untuk agenda dinas yang mendesak.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Jogja Sarwanto menyebut realisasi WFH ASN masih rendah. Dari 7.115 ASN, baru 42 orang atau sekitar 0,59 persen yang menjalankan WFH, dan kebijakan itu baru diterapkan di lima OPD.
OPD tersebut adalah Badan Kesbangpol, Bagian Organisasi, Bappeda, BKPSDM, dan Kemantren Gondomanan. Meski masih terbatas, Sarwanto menegaskan setiap ASN yang WFH diawasi ketat melalui rencana kerja yang harus diverifikasi atasan setiap Kamis dan dilaporkan pada Jumat sore.
Ia juga menyebut ada uji petik acak untuk memastikan disiplin pegawai. “ASN yang tidak mampu memenuhi target dan komitmen kerja tidak akan diberikan izin WFH. Dengan mekanisme ini, pekerjaan tetap terpantau dan dapat dipertanggungjawabkan,” katanya.
Work From Home atau yang populer disingkat WFH merupakan sebuah konsep model kerja di mana karyawan menjalankan tugas profesional mereka dari tempat tinggal masing-masing, alih-alih hadir secara fisik di kantor perusahaan.
Istilah ini merujuk pada pemanfaatan teknologi digital dan konektivitas internet untuk melakukan koordinasi, rapat, hingga pengiriman hasil kerja secara daring, yang memberikan fleksibilitas lebih bagi pekerja dalam mengatur keseimbangan antara kehidupan pribadi dan karier.
Meskipun awalnya dianggap sebagai solusi darurat di masa pandemi, WFH kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup kerja modern yang dinilai efektif untuk meningkatkan efisiensi waktu karena memangkas durasi perjalanan, serta menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan biaya operasional tanpa mengurangi produktivitas tim.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Haedar Nashir meminta TNI-Polri dan pemerintah memperkuat perlindungan warga di Papua.
Nusa Penida menerapkan Smart Microgrid yang mengintegrasikan PLTS, BESS, dan PLTD untuk mengoptimalkan energi terbarukan.
Kredit perbankan tumbuh 13,58% pada Juli 2026, lebih cepat dari DPK 11,21% dan berpotensi menekan biaya dana serta NIM.
BPOM memanfaatkan AI untuk mempercepat penemuan obat, proses registrasi, sertifikasi, uji klinis, hingga melacak peredaran obat.
Dewa United mengalahkan PSS Sleman 2-1 dan naik ke puncak klasemen Super League 2026/27 dengan 10 poin.
Surat utang untuk penanganan krisis 1997-1998 telah lunas pada Agustus 2026. Suahasil menyebut pembayarannya memakai surplus BI.