Investasi Sleman Tembus Rp931,7 Miliar, Kelistrikan Terbesar
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Trans Jogja.ist/X/@transjogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Perpanjangan rute Trans Jogja hingga kawasan Godean mulai menunjukkan dampak positif bagi aktivitas ekonomi warga, khususnya di sekitar Pasar Godean. Akses transportasi publik yang semakin mudah dinilai mampu mendorong peningkatan jumlah pengunjung serta memperlancar distribusi barang di pasar tradisional tersebut.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, mengatakan kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk menggerakkan ekonomi lokal. Dengan konektivitas yang lebih baik, pedagang maupun pembeli kini memiliki alternatif transportasi yang lebih efisien dan terjangkau.
“Perpanjangan rute Trans Jogja ke Godean kami harapkan memudahkan mobilitas pedagang dan masyarakat yang akan menuju Pasar Godean. Dengan begitu, aktivitas ekonomi di pasar bisa meningkat,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Menurut Mae Rusmi, kemudahan akses transportasi akan berdampak langsung pada rantai pasok. Distribusi barang menjadi lebih lancar, waktu tempuh lebih efisien, dan biaya logistik berpotensi ditekan. Hal ini pada akhirnya dapat meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah persaingan dengan pusat perbelanjaan modern.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan fasilitas pendukung berupa halte penumpang. Halte tersebut direncanakan berada di sisi selatan Pasar Godean untuk memudahkan proses naik dan turun penumpang, sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna layanan.
“Ke depan akan ada fasilitas halte untuk turun dan halte untuk naik bagi penumpang di selatan Pasar Godean,” jelasnya.
Dari sisi pelaku pasar, Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Godean, Eni Yuliyanti, menyambut positif kebijakan ini. Ia berharap peningkatan aksesibilitas dapat mendongkrak jumlah pengunjung sekaligus memperkuat jejaring antar pasar tradisional di Sleman.
“Harapannya tentu menambah ramai pengunjung. Bahkan kami punya cita-cita antar pasar bisa saling melarisi. Misalnya setelah dari sini, pedagang bisa berkunjung ke pasar lain seperti Pasar Prambanan untuk bertukar pengalaman,” katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Dishub DIY, Wulan Sapto Nugroho, menyebut uji coba rute baru ini masih dalam tahap awal. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah masa uji coba selama tiga bulan untuk melihat efektivitas layanan, termasuk potensi kendala di lapangan.
“Baru berjalan dua hari, jadi belum bisa kami evaluasi secara detail. Kami akan terus memantau selama masa uji coba untuk memastikan layanan ini optimal,” ujarnya.
Dengan perpanjangan rute ini, kawasan Godean diproyeksikan berkembang menjadi pusat ekonomi baru di Sleman. Pemerintah berharap integrasi transportasi publik yang semakin luas dapat memperkuat peran pasar tradisional sebagai tulang punggung ekonomi rakyat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Investasi Sleman triwulan II 2026 mencapai Rp931,7 miliar. Sektor kelistrikan mendominasi dan menyerap 2.448 tenaga kerja baru.
Rumah di Karanganyar terbakar diduga akibat anak berusia delapan tahun bermain korek api. Damkar Sragen membantu pemadaman selama sekitar 30 menit.
GoPay mengalami gangguan pada Selasa siang. Pengguna Gojek kesulitan top up dan bertransaksi, sementara saldo dan data dipastikan tetap aman.
Curhatan wisatawan ditegur oknum fotografer di plang Malioboro viral. Dispar DIY memastikan wisatawan harus merasa aman dan nyaman saat berwisata.
PN Sleman mengabulkan sebagian praperadilan Raudi Akmal. Kuasa hukum menilai alat bukti penetapan tersangka belum memenuhi ketentuan hukum.
Kemendagri memetakan daerah yang berpotensi kesulitan membayar gaji ASN akibat pemangkasan dana transfer ke daerah dalam RAPBN 2026.