Jadwal DAMRI YIA ke Jogja Senin 18 Mei Mei, Tarif Rp80.000
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Aisyiyah menegaskan dakwah kemanusiaan, penguatan Posbakum, dan peran perempuan dalam perdamaian global di tengah meningkatnya konflik dunia. /istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pimpinan Pusat 'Aisyiyah menegaskan komitmennya dalam memperkuat dakwah kemanusiaan serta membangun budaya damai di tengah meningkatnya konflik global yang berdampak luas bagi perempuan dan anak. Melalui tema “Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian”, organisasi perempuan Muhammadiyah itu menyoroti tingginya angka kekerasan yang menimpa kelompok rentan.
Peringatan ini menjadi refleksi atas semakin kompleksnya tantangan kemanusiaan, terutama bagi perempuan dan anak yang berada pada posisi paling terdampak dalam situasi konflik di berbagai belahan dunia.
Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Salmah Orbayyinah, menyampaikan bahwa kondisi global saat ini menunjukkan peningkatan konflik dan kekerasan yang signifikan. Menurutnya, perempuan berada dalam dua posisi sekaligus, yakni sebagai kelompok rentan dan sebagai aktor penting dalam upaya menciptakan perdamaian.
"Dalam situasi global yang diwarnai meningkatnya konflik dan kekerasan, perempuan menjadi kelompok yang paling rentan sekaligus penggerak penting dalam membangun perdamaian," kata Salmah dalam rilisnya, Senin (18/5/2026).
Dia menjelaskan, berbagai data global memperlihatkan peningkatan kekerasan berbasis konflik, termasuk kekerasan seksual, serta bertambahnya jumlah pengungsi perempuan dan anak. Kondisi tersebut mempertegas urgensi keterlibatan organisasi masyarakat sipil, termasuk organisasi perempuan, dalam menghadirkan solusi berbasis kemanusiaan dan keadilan sosial.
Menurut Salmah, penguatan dakwah kemanusiaan untuk mewujudkan perdamaian telah menjadi agenda strategis yang ditegaskan dalam Muktamar 'Aisyiyah ke-48 di Surakarta, yang menitikberatkan pada penguatan persatuan bangsa serta pembangunan budaya damai di tengah konflik sosial, kekerasan, dan polarisasi masyarakat.
"Perempuan dan anak menjadi kelompok yang paling rentan terdampak konflik. Namun, di sisi lain perempuan juga memiliki peran strategis sebagai agen penyelesaian konflik dan penggerak perdamaian," ucapnya.
Pada level internasional, 'Aisyiyah aktif dalam jejaring kemanusiaan global melalui Faith to Action (F2A) sebagai bentuk kontribusi perempuan Indonesia dalam agenda perdamaian dunia. Dalam kerangka ini, perempuan dipandang sebagai subjek sekaligus agen perdamaian di berbagai tingkatan kehidupan sosial.
"Aisyiyah sebagai organisasi perempuan muslim yang mendasarkan pada nilai-nilai Islam berkemajuan penting berkontribusi dalam upaya membangun perdamaian dan memperkuat gerakan kemanusiaan di tingkat global," ujar Sekretaris Umum PP 'Aisyiyah sekaligus anggota Supervisory Council F2A, Tri Hastuti Nur Rochimah.
Salmah menegaskan, dakwah dalam perspektif 'Aisyiyah tidak hanya dimaknai sebagai penyampaian ajaran normatif, tetapi juga diwujudkan dalam praktik nyata untuk mengatasi kemiskinan, kebodohan, ketimpangan sosial, dan kekerasan, sekaligus membangun kehidupan yang damai dan berkeadaban.
Salah satu bentuk implementasi konkret adalah penguatan layanan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) 'Aisyiyah bagi perempuan, anak, kelompok rentan, dan penyandang disabilitas. Layanan ini berfungsi sebagai sarana edukasi hukum, penguatan paralegal komunitas, hingga pendampingan bagi korban kekerasan.
Pimpinan Pusat 'Aisyiyah juga telah meresmikan 116 Posbakum 'Aisyiyah yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari penguatan dakwah kemanusiaan melalui akses perlindungan hukum yang lebih adil dan mudah dijangkau masyarakat.
Langkah tersebut dinilai sejalan dengan agenda nasional reformasi hukum serta penguatan perlindungan hak asasi manusia hingga tingkat desa dan kelurahan. "Posbakum ini probono, bantuan hukum yang kami berikan kepada perempuan dan anak secara gratis," katanya.
Ketua PP 'Aisyiyah sekaligus Wakil Koordinator Steering Committee, Evi Sofia Inayati, mengatakan Silatnas Ulama 'Aisyiyah tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga shilatulfikr yang akan dijadikan agenda rutin organisasi ke depan.
"Kegiatan ini menjadi medium bagi ulama perempuan dalam mengkaji, mendiskusikan, dan mengambil keputusan terkait isu perempuan, yang selama ini sering ditetapkan oleh ulama laki-laki. Di sinilah perempuan benar-benar menentukan arah pemikiran dan kebijakan keislaman yang dikemas dalam tafsir dan fikih," ujar Evi.
Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 280 peserta secara hybrid, terdiri atas ulama 'Aisyiyah dari tingkat pusat, wilayah, daerah, hingga alumni pendidikan keulamaan 'Aisyiyah di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.
Kenali perbedaan BEV, HEV, PHEV, dan REEV pada mobil listrik dan hybrid sebelum memilih kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Jose Mourinho dikabarkan telah mencapai kesepakatan lisan untuk kembali melatih Real Madrid dengan kontrak dua tahun.
Pengumuman UTBK-SNBT 2026 dibuka 25 Mei pukul 15.00 WIB. Simak link resmi, cara cek hasil, dan jadwal unduh sertifikat UTBK.
Asisten pelatih PSBS Biak Kahudi Wahyu menyebut Luquinhas sebagai pemain cerdas dan cocok untuk PSS Sleman di tengah rumor transfer.
Duta Hino Yogyakarta (PT Duta Cemerlang Motors) melakukan peresmian outlet atau cabang 3S