Peringati Hari Pancasila, PDIP DIY Instruksikan Kader Bantu Wong Cilik

Media Digital
Media Digital Senin, 01 Juni 2026 13:02 WIB
Peringati Hari Pancasila, PDIP DIY Instruksikan Kader Bantu Wong Cilik

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperkuat komitmen kader dalam membantu masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi. Seluruh kader partai diminta memperkuat gotong royong dan hadir langsung di tengah persoalan yang dihadapi rakyat. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 dimanfaatkan DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk memperkuat komitmen kader dalam membantu masyarakat yang terdampak tekanan ekonomi. Seluruh kader partai diminta memperkuat gotong royong dan hadir langsung di tengah persoalan yang dihadapi rakyat.

Pesan tersebut disampaikan dalam upacara bendera Hari Lahir Pancasila yang digelar DPD PDI Perjuangan DIY di halaman kantor partai pada Senin (1/6/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti jajaran pengurus DPD, Satgas Cakrabuana, badan serta sayap partai, komunitas juang PDI Perjuangan, hingga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY.

DPD PDI Perjuangan DIY menjadikan momentum Hari Lahir Pancasila tahun ini sebagai sarana refleksi atas berbagai tantangan yang tengah dihadapi bangsa dan daerah, terutama terkait kondisi ekonomi kerakyatan yang dinilai semakin berat. Selain itu, peringatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat soliditas kader sekaligus meningkatkan kepekaan sosial terhadap kondisi masyarakat.

Dalam amanatnya, Ketua DPD PDI Perjuangan DIY Nuryadi menyoroti situasi ekonomi nasional yang sedang mengalami tekanan. Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah yang ditandai kurs dolar Amerika Serikat yang nyaris menyentuh Rp18.000 telah memberikan dampak terhadap daya beli masyarakat hingga lapisan bawah.

"Kita ini partai besar yang punya tanggung jawab besar mewujudkan nilai-nilai Pancasila seperti persatuan dan keadilan sosial secara nyata di saat rakyat sedang tertekan," kata Nuryadi.

Ia menegaskan seluruh kader banteng di DIY wajib menjaga kekompakan dan bergerak dalam satu barisan. Baik kader yang berada di struktur partai, lembaga legislatif, maupun eksekutif diminta menyatukan energi untuk membantu masyarakat menghadapi berbagai kesulitan ekonomi.

Menurut Nuryadi, kader partai harus hadir langsung di tengah masyarakat untuk memastikan kondisi warga yang membutuhkan bantuan. Ia meminta seluruh kader turun ke akar rumput guna mengetahui apakah masih ada orang tua yang kesulitan membiayai pendidikan anak maupun warga yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baginya, semangat gotong royong yang menjadi inti nilai Pancasila harus diwujudkan secara nyata melalui kerja-kerja sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat kecil atau wong cilik.

"Saya ingatkan kembali, menjadi kader Banteng berarti siap menderita demi rakyat. Bung Karno pernah berpesan bahwa perjuangan membutuhkan pengorbanan. Buang jauh-jauh mentalitas yang hanya mau untung sendiri di partai ini," tegasnya.

Nuryadi juga menginstruksikan seluruh badan dan sayap partai untuk terus bergerak sesuai bidang masing-masing. Mereka diminta memperluas jangkauan kepada generasi muda, kaum perempuan, pelaku UMKM, serta kelompok marhaen sebagai basis perjuangan partai.

Sementara itu, Satgas Cakrabuana diminta tetap menjalankan fungsi sebagai penjaga marwah partai dengan mengedepankan disiplin organisasi dan loyalitas terhadap garis komando partai.

Rangkaian upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar DPD PDI Perjuangan DIY ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, persatuan Indonesia, serta kesejahteraan masyarakat. Momentum tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh kader agar terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila melalui kerja nyata dan pengabdian kepada rakyat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online