22 Keluarga Miskin Kulonprogo Dapat Bantuan Bedah Rumah Rp440 Juta
Baznas Kulonprogo menyalurkan Rp440 juta untuk memperbaiki rumah 22 keluarga di Galur, Panjatan, dan Wates melalui program RLHB.
Foto ilustrasi SPMB jenjang SMP dibuat dengan artificial intelligence.
Harianjogja.com, KULONPROGO— Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 mencatat minat masyarakat terhadap madrasah di Kabupaten Kulonprogo tetap tinggi. Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo menyebut mayoritas madrasah negeri di semua jenjang berhasil memenuhi sebagian besar daya tampung, mulai dari Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN), Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN), hingga Madrasah Aliyah Negeri (MAN).
Capaian tersebut menjadi indikator bahwa madrasah masih menjadi pilihan pendidikan yang diminati masyarakat di Kulonprogo pada tahun ajaran baru.
MAN 2 Kulonprogo Catat Penerimaan Siswa Terbanyak
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kulonprogo, Dwi Putranto, mengatakan seluruh Madrasah Aliyah Negeri di Kulonprogo memperoleh siswa baru dalam jumlah ratusan.
MAN 2 Kulonprogo menjadi madrasah dengan penerimaan siswa terbanyak, yakni 238 siswa. Selanjutnya, MAN 1 Kulonprogo menerima 173 siswa, sedangkan MAN 3 Kulonprogo memperoleh 133 siswa.
Pada jenjang Madrasah Tsanawiyah Negeri, jumlah siswa baru juga bervariasi di setiap sekolah.
"MTsN 1 Kulonprogo 160 siswa, MTsN 2 Kulonprogo 128 siswa, MTsN 3 Kulonprogo 79 siswa, MTsN 4 Kulonprogo, 94 siswa, MTsN 5 Kulonprogo 63 siswa, MTsN 6 Kulonprogo 128 siswa," ujar Dwi Putranto saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/2026).
MIN 3 Kulonprogo Hanya Raih Tujuh Siswa
Sementara itu, pada jenjang Madrasah Ibtidaiyah Negeri terdapat perbedaan jumlah peserta didik baru yang cukup mencolok.
MIN 1 Kulonprogo menerima 56 siswa, MIN 2 Kulonprogo memperoleh 28 siswa, sedangkan MIN 3 Kulonprogo hanya mendapatkan tujuh siswa pada SPMB 2026.
Meski demikian, secara umum Kemenag Kulonprogo menilai keterisian siswa di madrasah negeri masih tergolong baik dan mendekati kapasitas yang tersedia.
Kemenag Nilai Madrasah Kian Dipercaya Masyarakat
Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, Wahib Jamil, menilai hasil SPMB tahun ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah sebagai lembaga pendidikan.
Menurutnya, madrasah kini mampu bersaing dengan sekolah umum sehingga semakin banyak orang tua menjadikannya sebagai pilihan utama bagi pendidikan anak.
“Masyarakat yakin bahwa dengan menyekolahkan anak-anak mereka ke madrasah akan terhindar dari berbagai perilaku negatif. Data dari pihak Kepolisian, bahwa dalam program pembinaan remaja kelebihan energi, siswa madrasah tercatat nihil,” ujar Wahib.
Ia menambahkan keberhasilan tersebut perlu diiringi dengan upaya evaluasi dan peningkatan kualitas pendidikan di setiap madrasah.
“Madrasah terbukti mampu menanggulangi berbagai pengaruh negatif. Terima kasih atas dukungan, partisipasi, sinergi, dan komitmen bersama untuk terus memperjuangkan madrasah. Namun demikian kita juga harus terus melakukan evaluasi dan mitigasi terhadap kondisi madrasah masing-masing,” imbuh Wahib.
Dengan capaian SPMB 2026 tersebut, Kemenag Kulonprogo berharap kualitas layanan pendidikan madrasah terus meningkat sehingga mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing lembaga pendidikan berbasis keagamaan di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Baznas Kulonprogo menyalurkan Rp440 juta untuk memperbaiki rumah 22 keluarga di Galur, Panjatan, dan Wates melalui program RLHB.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis15 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
DPRD Sleman mengimbau warga mengurangi pembakaran sampah, membatasi aktivitas luar ruang, dan menggunakan masker untuk mengurangi paparan debu dan asap.
Google merilis Gemini 4 Argon secara global untuk pengembang, perusahaan, dan pelanggan berbayar. Simak harga API, fitur, dan akses gratis terbatas.
Komisi B DPRD Kota Jogja mendorong penguatan City of Festival untuk memperpanjang lama tinggal wisatawan dan meningkatkan belanja di usaha lokal.
Kenali lima keterampilan mengemudi mobil, mulai dari parkir di ruang sempit, menghadapi tanjakan, menjaga jarak, memeriksa blind spot, hingga menangani ban boco