Astra Motor Dorong Ekonomi Desa Krebet Bantul Lewat DSA

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Minggu, 24 Mei 2026 05:47 WIB
Astra Motor Dorong Ekonomi Desa Krebet Bantul Lewat DSA

Dalam agenda Media Tour, para peserta diajak untuk merasakan langsung pengalaman yang menjadi daya tarik utama Desa Krebet. Aktivitas dimulai dengan workshop membatik di media kayu berbentuk topeng—sebuah produk kerajinan khas hasil olahan tangan terampil warga setempat. Ist

Harianjogja.com, BANTUL — Upaya mendorong ekonomi lokal berbasis potensi desa terus digencarkan Astra Motor Yogyakarta. Melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA), perusahaan ini mengajak sejumlah awak media menjelajahi langsung geliat ekonomi kreatif di Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul, dalam kegiatan Media Tour, Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas eksposur publik terhadap potensi desa binaan yang kini berkembang pesat, terutama di sektor kerajinan batik kayu dan pariwisata berbasis masyarakat.

Perjalanan menuju Krebet terasa berbeda. Para peserta diajak riding bersama menggunakan skutik premium Honda PCX 160, menyusuri jalanan Bantul hingga kawasan pedesaan yang masih asri. Perpaduan kenyamanan berkendara dan panorama alam menjadi pengalaman tersendiri sebelum tiba di lokasi.

Sesampainya di Desa Krebet, peserta langsung disuguhi bukti nyata keberhasilan program DSA. Hingga kini, sedikitnya 154 pelaku UMKM telah terlibat, mulai dari perajin batik kayu, pengelola homestay, pelaku wisata, hingga kelompok bank sampah. Intervensi berkelanjutan yang dilakukan Astra Motor Yogyakarta terbukti mampu meningkatkan pendapatan warga hingga 50 persen.

Marketing Manager Astra Motor Yogyakarta, Julius Armando, menyebut penguatan desa tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga membangun ekosistem yang berkelanjutan. Menurutnya, peran media sangat penting dalam memperkenalkan potensi lokal agar semakin dikenal luas.

“Melalui pengembangan UMKM, tata kelola desa, hingga fasilitas pendukung, kami ingin menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat,” jelasnya, Jumat (22/5/2026).

Dalam rangkaian tur, peserta diajak merasakan langsung aktivitas unggulan desa. Salah satunya workshop membatik di atas media kayu berbentuk topeng, yang menjadi ciri khas Krebet. Peserta tidak hanya melihat, tetapi juga mencoba proses membatik hingga pewarnaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan berkeliling desa, mengunjungi sentra kerajinan seperti Sanggar PENI yang menampilkan beragam produk kayu bernilai seni tinggi. Tak hanya itu, peserta juga dikenalkan dengan rumah eco-print yang memanfaatkan bahan alami sebagai pewarna ramah lingkungan.

Sentuhan budaya lokal semakin terasa saat peserta diajak mencoba memainkan alat musik gamelan di sanggar seni setempat. Pengalaman ini memperlihatkan bagaimana masyarakat Krebet menjaga tradisi di tengah perkembangan pariwisata.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, Astra Motor Yogyakarta juga membagikan voucher servis motor kepada warga. Langkah ini sekaligus mendukung mobilitas masyarakat agar tetap aman dan lancar dalam aktivitas sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke homLiv, pusat oleh-oleh resmi desa yang menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari dekorasi rumah hingga souvenir khas Krebet.

Pengurus Desa Sejahtera Astra Krebet, Agus Jati Kumara, berharap keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan desa wisata ini. Menurutnya, regenerasi perajin dan pengelola harus terus dijaga agar Krebet tetap berkembang.

Melalui sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan media, Desa Krebet kini semakin menunjukkan potensinya sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online