Razia Miras di Bantul, Polisi Sita 219 Botol dari 11 Lokasi
Polres Bantul menyita 219 botol miras dari 11 lokasi dalam operasi KRYD. Sejumlah terduga penjual diamankan untuk proses hukum.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pencarian seorang perempuan lanjut usia yang dilaporkan meninggalkan rumah sejak Jumat (5/6/2026) malam berakhir tragis. Warga Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, berinisial S, 75, ditemukan meninggal dunia di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dusun Sorowajan pada Sabtu (6/6/2026) pagi.
Korban ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB di bawah pohon kamboja, tidak jauh dari sebuah batu nisan. Penemuan tersebut terjadi saat keluarga bersama warga melakukan pencarian karena korban tidak kunjung kembali ke rumah sejak malam sebelumnya.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan laporan dari masyarakat langsung ditindaklanjuti oleh personel Polsek Sewon bersama Tim Inafis Polres Bantul dan petugas medis dari Puskesmas Sewon II.
"Betul, personel dari Polsek Sewon dipimpin oleh Pawas langsung mendatangi lokasi kejadian bersama Tim Inafis Polres Bantul dan pihak Puskesmas Sewon II setelah mendapat laporan dari masyarakat mengenai adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di area pemakaman," ujar Rita, Minggu (7/6/2026).
Berdasarkan keterangan keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Selain itu, korban juga kerap berjalan seorang diri dan sering mendatangi area pemakaman untuk mencari bunga.
Saat ditemukan, korban tergeletak di atas rerumputan di kawasan makam. Tim medis kemudian melakukan pemeriksaan awal sebelum proses evakuasi jenazah dilakukan.
"Dari hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas, terdapat luka memar di bagian hidung dan keluar darah dari kedua lubang hidung. Luka tersebut diduga kuat akibat korban terjatuh dan wajahnya membentur batu nisan yang berada tepat di sebelah posisi korban saat ditemukan. Petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan lain atau bekas penganiayaan pada tubuh korban," jelas Rita.
Hasil pemeriksaan di lokasi menunjukkan korban telah meninggal dunia saat ditemukan. Namun, petugas belum mendapati tanda-tanda kaku mayat ketika proses evakuasi berlangsung.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan saat berada di area pemakaman.
Polisi juga memastikan tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban.
Pihak keluarga selanjutnya menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki adanya pemeriksaan lanjutan maupun autopsi terhadap jenazah.
"Keluarga korban sudah menerima kejadian ini dengan ikhlas dan menganggapnya sebagai musibah. Mereka tidak berkenan untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan atau otopsi, dan sudah menandatangani surat pernyataan resmi. Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka dan rencananya akan langsung dikebumikan hari ini," kata Rita.
Setelah seluruh proses identifikasi dan koordinasi selesai dilakukan, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kepolisian memastikan penanganan peristiwa tersebut telah selesai karena tidak ditemukan unsur pidana dalam kejadian yang menimpa lansia asal Panggungharjo tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyita 219 botol miras dari 11 lokasi dalam operasi KRYD. Sejumlah terduga penjual diamankan untuk proses hukum.
Donald Trump dikabarkan ingin mendorong Presiden FIFA Gianni Infantino menjadi Sekjen PBB setelah masa jabatan António Guterres berakhir.
Kepala BGN Sudaryono menegaskan Program Makan Bergizi Gratis dijalankan secara transparan tanpa rapat rahasia dan konflik kepentingan.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.