Pemberhentian Dukuh Banyon Masuk Tahap Akhir, Target Terbit Selasa
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Foto ilustrasi investasi. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Realisasi investasi di Kabupaten Bantul pada Triwulan I 2026 mencapai Rp149,47 miliar atau 31,43 persen dari target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sebesar Rp475,52 miliar. Capaian tersebut juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja di daerah.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bantul, Annihayah, mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting untuk mengejar target investasi tahunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Realisasi investasi hingga Triwulan I tahun 2026 mencapai Rp149,47 miliar atau 31,43 persen dari target RPJMD. Investasi tersebut juga telah menyerap 969 tenaga kerja dari 858 proyek yang berjalan,” ujarnya, Senin (8/6/2026).
858 Proyek Serap 969 Tenaga Kerja
Berdasarkan data DPMPTSP Bantul, total investasi yang masuk selama tiga bulan pertama pada tahun 2026 melibatkan 858 proyek yang tersebar di berbagai sektor usaha.
Dari jumlah tersebut, tercatat 969 tenaga kerja berhasil terserap, menunjukkan kontribusi langsung investasi terhadap pembukaan lapangan kerja di daerah.
Sektor Tersier Masih Mendominasi
Secara sektoral, investasi di Bantul masih didominasi oleh sektor tersier dengan 670 proyek. Disusul sektor sekunder sebanyak 175 proyek dan sektor primer sebanyak 13 proyek.
Namun, perhitungan investasi ini belum mencakup beberapa sektor seperti hulu migas, perbankan, lembaga keuangan nonbank, asuransi, industri rumah tangga, dan usaha mikro.
Perdagangan dan Properti Jadi Penyumbang Terbesar
Dari sisi subsektor, perdagangan dan reparasi menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai Rp58,5 miliar.
Di posisi berikutnya terdapat subsektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan nilai Rp43,7 miliar, serta jasa lainnya sebesar Rp32,7 miliar.
Sementara sektor manufaktur mencatat kontribusi dari industri tekstil sebesar Rp6,3 miliar dan industri kayu sebesar Rp6,2 miliar.
Optimisme Pertumbuhan Investasi
Annihayah menilai dominasi investasi di sektor perdagangan, properti, dan jasa menunjukkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap iklim investasi di Bantul.
Pemerintah Kabupaten Bantul berharap tren positif ini dapat terus berlanjut sehingga target investasi hingga akhir 2026 dapat tercapai secara optimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rekomendasi pemberhentian Dukuh Banyon di Bantul ditargetkan terbit pekan depan usai proses klarifikasi dugaan pungli dan penggelapan sertifikat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 21 Juli 2026 tersedia dari pukul 05.00 WIB hingga 20.42 WIB dengan tarif Rp8.000 untuk sekali perjalanan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 20 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Jogja hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 dengan 15 perjalanan setiap hari.
PT Isuzu Astra Motor Indonesia menjadi satu-satunya produsen kendaraan komersial yang seluruh produknya ber-TKDN dengan capaian tertinggi lebih dari 62 persen.
Basarnas memperluas area pencarian 18 korban KM Nurul Salsa hingga 1.980 mil laut dengan dukungan alutsista laut dan udara pada hari keenam operasi SAR.
Dana kompensasi tenaga kerja asing menjadi penyumbang terbesar PNBP Kemnaker. Pemerintah kini mengkaji besaran kompensasi yang telah berlaku selama puluhan tahu