Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan relokasi kantor Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kapanewon Mlati tidak akan mengganggu pelayanan pendidikan. Kebijakan ini disebut merupakan hasil koordinasi lintas instansi yang telah dirancang sejak lama.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, menjelaskan bahwa rencana pemindahan kantor Korwil Mlati sebenarnya telah bergulir sejak sekitar satu tahun lalu. Inisiatif tersebut muncul dari koordinasi bersama Kalurahan Tlogoadi sebagai bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan aset daerah.
Menurutnya, lahan bekas kantor Korwil akan ditata menjadi kawasan rumah toko (ruko) komersial oleh pihak kalurahan. Langkah ini bertujuan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) yang nantinya akan digunakan kembali untuk mendukung kegiatan masyarakat.
“Pemanfaatan lahan ini diharapkan mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus memperkuat pembiayaan program di tingkat kalurahan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).
Dipindah Sementara ke SDN Tlogoadi
Sebagai solusi sementara, operasional kantor Korwil Mlati dipindahkan ke kompleks SD Negeri Tlogoadi yang lokasinya berada di belakang kantor lama. Mustadi menegaskan bahwa ketersediaan ruang di sekolah tersebut masih mencukupi.
Saat ini, sekolah hanya menggunakan satu rombongan belajar dari kapasitas dua rombel, sehingga masih terdapat ruang kosong yang dapat dimanfaatkan tanpa mengganggu aktivitas belajar siswa.
“Kami sudah memastikan langsung kondisi di lapangan. Fasilitasnya layak dan tidak akan mengganggu proses pembelajaran,” tegasnya.
Opsi Relokasi Permanen Masih Dikaji
Sebelumnya, Pemkab Sleman sempat mempertimbangkan pemindahan permanen ke eks-bangunan SD Nglarang. Namun, opsi tersebut belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena sekolah tersebut masih aktif digunakan.
“Untuk saat ini belum memungkinkan, karena aktivitas belajar-mengajar masih berjalan di sana,” tambah Mustadi.
Ke depan, relokasi permanen tetap menjadi opsi yang akan dipertimbangkan, terutama setelah penataan infrastruktur di wilayah tersebut selesai.
Dukung Program Ekonomi Desa
Relokasi ini juga berkaitan dengan kebutuhan penyediaan lahan untuk program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang tengah dipersiapkan di wilayah Tlogoadi. Program ini menjadi bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
Mustadi menegaskan seluruh proses telah melalui tahapan administratif yang sah dan mendapat persetujuan dari pimpinan daerah. Ia juga meminta masyarakat tidak salah memahami kebijakan tersebut.
“Kami berharap semua pihak melihat persoalan ini secara utuh dan tidak memunculkan persepsi yang keliru,” ujarnya.
Perlu Komunikasi Transparan
Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Sleman, Sudiyo, menilai penataan bekas kantor Korwil harus dikawal dengan komunikasi yang transparan dan berbasis data.
Ia menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh program KDMP dan siap melakukan pendampingan agar koperasi yang dibentuk dapat berkembang secara optimal.
“Fokus kami adalah memastikan koperasi berjalan sehat dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Lurah Tlogoadi, Sutarja, menyebut relokasi ini telah melalui serangkaian rapat koordinasi hingga tingkat kabupaten. Bahkan, telah disiapkan skenario pemindahan bertahap ke lokasi permanen di masa mendatang.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, kalurahan, dan pemangku kepentingan lainnya, relokasi Korwil Mlati diharapkan tidak hanya menjaga kualitas layanan pendidikan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
CKG 2026 mendeteksi 1 juta kasus hipertensi baru dan 188 ribu diabetes baru. Kemenkes mengimbau masyarakat rutin cek kesehatan setiap tahun.
BGN menyiapkan 1.700 SPPG di wilayah dengan stunting tinggi. Program MBG diprioritaskan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Penumpang pesawat internasional Asia-Pasifik turun 1,1 persen pada Juni 2026. Kenaikan harga avtur memicu tarif tiket lebih mahal dan penyesuaian kapasitas.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Sri Sultan HB X menegaskan AI di industri asuransi harus menjaga martabat manusia. OJK menyebut AI hanya menjadi alat bantu profesional.