Pentas Karya SD Model Sleman 2026, Ajang 420 Siswa Unjuk Bakat

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Selasa, 23 Juni 2026 13:27 WIB
Pentas Karya SD Model Sleman 2026, Ajang 420 Siswa Unjuk Bakat

Suasana Aula Grha Garuda SD Negeri Model Sleman berubah semarak dan penuh warna saat gelaran Pentas Karya Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dibuka. Mengusung tema “Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita”, Selasa (23/6/2026)

Harianjogja.com, SLEMAN— Suasana Aula Grha Garuda SD Negeri Model Sleman berubah semarak dan penuh warna saat gelaran Pentas Karya Tahun Ajaran 2025/2026 resmi dibuka. Mengusung tema “Lentera Aksa, Satu Panggung Seribu Cerita”, acara yang digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (23-24 Juni 2026), menjadi panggung besar bagi ratusan siswa untuk menunjukkan kreativitas dan hasil belajar mereka.

Sebanyak sekitar 420 siswa dari kelas 1 hingga kelas 5 ambil bagian dalam kegiatan tahunan ini. Beragam karya dan penampilan ditampilkan, mulai dari seni tari, pameran maket hasil pembelajaran kokurikuler, hingga unjuk kemampuan ekstrakurikuler seperti robotik, melukis, sempoa, dan Model English Conversation (MICC) yang menghasilkan karya buku.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Mustadi, yang hadir langsung dalam acara tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas para siswa. Ia menilai, pola pembelajaran yang didukung bimbingan tepat mampu membentuk karakter anak yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga inovatif dan produktif.

“Sejak awal masuk, kita sudah melihat berbagai karya luar biasa. Ini menunjukkan bahwa mindset anak-anak sudah dibentuk untuk mampu berkarya, bukan sekadar pintar secara teori,” ujarnya di sela kegiatan, Selasa (23/6/2026)

Mustadi juga menyoroti adanya jenjang perkembangan karya siswa yang terlihat jelas, mulai dari karya sederhana di kelas rendah hingga proyek kompleks seperti robotik di tingkat lanjutan. Ia berharap SD Negeri Model Sleman terus mempertahankan posisinya sebagai sekolah unggulan sekaligus percontohan di Kabupaten Sleman.

Kepala Sekolah SD Negeri Model Sleman, Nurudin, menjelaskan bahwa Pentas Karya ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga bentuk laporan nyata hasil pembelajaran siswa selama satu tahun ajaran kepada orang tua.

“Melalui kegiatan ini, orang tua bisa melihat langsung perkembangan dan potensi anak-anak. Ini bukan sekadar pentas, tetapi juga refleksi proses belajar mereka,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini terbagi dalam tiga kategori utama, yakni hasil pembelajaran harian, kokurikuler lintas mata pelajaran, serta ekstrakurikuler. Seluruhnya dirancang untuk menggali potensi siswa secara menyeluruh.

Menariknya, kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran besar orang tua atau wali murid. Hampir seluruh proses penyelenggaraan, mulai dari kepanitiaan hingga pencarian sponsor, digerakkan oleh wali murid.

“Sekitar 99 persen panitia berasal dari orang tua siswa. Ini menunjukkan kolaborasi yang sangat kuat antara sekolah dan keluarga,” kata Nurudin.

Salah satu sponsor, Direktur Utama D1 Senopati, Dewanto P Siregar, turut mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap kegiatan serupa terus berlanjut dan mampu membentuk generasi yang kreatif, berkarakter, serta berprestasi.

Ke depan, orang tua siswa berharap Pentas Karya dapat digelar lebih meriah dan berkelanjutan. Selain menjadi wadah kreativitas siswa, kegiatan ini juga dinilai memiliki potensi menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM di sekitar sekolah.

"Kami berharap kegiatan ini bisa berkesinambungan dan digelar lebih meriah. Sehingga semakin menggali potensi tidak hanya bagi siswa SD Negeri Model, tetapi juga masyarakat sekitar terutama dari sisi UMKM," harapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online