BKD DIY: Hanya 1 Guru PPPK Paruh Waktu, Bisa Jadi Penuh Waktu
BKD DIY mencatat hanya satu guru PPPK paruh waktu. Statusnya berpeluang berubah menjadi penuh waktu mulai 2027
Pelatihan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) di Kelurahan Keparakan, Mergangsan, pada Rabu (8/7/2026). Ist/ Kelurahan Keparakan
Harianjogja.com, JOGJA—Keterbatasan lahan di kawasan perkotaan kini bukan lagi alasan untuk tidak mandiri pangan. Warga Kelurahan Keparakan, Kemantren Mergangsan, Yogyakarta, mulai memanfaatkan pekarangan sempit hingga teras rumah untuk budidaya ikan lele melalui metode Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber).
Program pelatihan Budikdamber yang digelar pada Rabu (8/7/2026) ini diikuti puluhan perwakilan RW. Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan teori, tetapi juga praktik langsung. Para peserta bahkan dibekali ember dan bibit ikan lele agar bisa segera memulai budidaya di rumah masing-masing.
Sekretaris Kelurahan Keparakan, Warsilah, menyampaikan bahwa Budikdamber menjadi solusi praktis bagi masyarakat perkotaan. Selain tidak membutuhkan lahan luas, metode ini juga relatif murah dan mudah diterapkan oleh siapa saja.
“Melalui Budikdamber, warga bisa memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri sekaligus membuka peluang usaha rumahan,” ujarnya.
Menurutnya, program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kelurahan dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jika dikelola dengan baik, budidaya lele skala kecil ini bahkan dapat berkembang menjadi sumber penghasilan tambahan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan lengkap mulai dari persiapan wadah, pemilihan bibit unggul, teknik penebaran, hingga pengelolaan pakan dan kualitas air. Tidak hanya itu, warga juga dikenalkan dengan konsep akuaponik sederhana, yakni mengombinasikan budidaya ikan dengan penanaman sayuran dalam satu sistem.
Pendampingan dari tenaga ahli di bidang perikanan juga menjadi nilai tambah program ini. Warga tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan bimbingan saat mulai praktik di rumah.
Salah satu peserta, Ampen, mengaku pelatihan ini membuka peluang baru bagi dirinya. Ia yang sebelumnya ragu untuk memulai, kini merasa lebih percaya diri.
“Saya sudah lama ingin mencoba budidaya ikan, tapi belum tahu caranya. Sekarang jadi lebih paham dan siap mencoba dari rumah,” katanya.
Ke depan, Kelurahan Keparakan berencana memperluas program ini dengan melibatkan lebih banyak masyarakat, termasuk ibu rumah tangga dan generasi muda. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi produktif berbasis keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal.
Budikdamber pun menjadi bukti bahwa inovasi sederhana bisa membawa dampak besar, terutama bagi masyarakat perkotaan yang ingin tetap produktif di tengah keterbatasan ruang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BKD DIY mencatat hanya satu guru PPPK paruh waktu. Statusnya berpeluang berubah menjadi penuh waktu mulai 2027
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.