Hanya Khusus Penumpang, Stasiun Lempuyangan Jogja Tak Layani Angkutan Barang di 2028
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Ilustrasi Sensus Ekonomi 2026 di Kota Jogja/Dibuat menggunakan AI
Harianjogja.com, JOGJA— Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya menjadi sarana pemerintah untuk memetakan kondisi perekonomian, tetapi juga dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha dalam membaca peluang bisnis dan investasi di berbagai wilayah di DIY.
Plt. Kepala BPS Provinsi DIY, Endang Tri Wahyuningsih, mengatakan hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya memberikan gambaran mengenai potensi ekonomi serta perkembangan berbagai lapangan usaha di setiap wilayah. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan pelaku usaha ketika menentukan pengembangan bisnis maupun investasi.
“Bagi pelaku usaha sendiri sebenarnya ini bisa untuk melihat bagaimana peluang investasi di satu wilayah,” ujarnya di Kantor BPS DIY pada Rabu (12/8/2026).
Petakan Potensi Lapangan Usaha
Endang menjelaskan pendataan Sensus Ekonomi 2026 mencakup seluruh lapangan usaha. Dengan cakupan tersebut, hasil sensus diharapkan dapat menunjukkan sektor maupun komoditas yang memiliki potensi untuk dikembangkan di suatu daerah.
Data tersebut nantinya memungkinkan pelaku usaha melihat wilayah yang mempunyai potensi ekonomi tertentu yang sebelumnya belum banyak terlihat. Informasi itu dapat digunakan untuk membaca peluang pasar sekaligus menentukan sektor usaha yang berpotensi dikembangkan.
“Misalnya di wilayah tertentu, ternyata hasil Sensus Ekonomi ini ada komoditas-komoditas tertentu yang harus dihasilkan di situ. Jadi ini penting untuk bagaimana pelaku usaha melihat peluang,” jelasnya.
Selain untuk melihat peluang investasi, data Sensus Ekonomi juga berpotensi digunakan dalam melihat kebutuhan pembiayaan usaha melalui lembaga keuangan. Gambaran struktur ekonomi yang lebih lengkap dapat menjadi informasi pendukung bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.
Ekonomi Digital Ikut Dipotret
Sensus Ekonomi 2026 juga akan menangkap perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat. Perubahan pola transaksi dan distribusi barang secara daring menjadi bagian dari dinamika ekonomi yang perlu masuk dalam pendataan.
Menurut Endang, aktivitas ekonomi pada era digital tidak selalu dapat dikenali dari keberadaan tempat usaha secara fisik. Rumah yang tidak memiliki papan nama usaha, misalnya, belum tentu tidak digunakan untuk menjalankan aktivitas ekonomi.
“Sekarang begitu masif ekonomi digital, sehingga itu juga harus ditangkap. Satu keluarga misalnya tidak kelihatan ada papan nama atau usaha, tetapi ternyata ada potensi di sana, misalnya influencer,” katanya.
BPS Jamin Kerahasiaan Data
Endang berharap seluruh pelaku usaha, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah hingga usaha besar, tidak ragu memberikan data secara benar dan jujur. Menurutnya, data tersebut dibutuhkan untuk menghasilkan gambaran struktur ekonomi DIY yang utuh sekaligus memberikan manfaat bagi berbagai pihak.
BPS memastikan informasi yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi 2026 dijamin kerahasiaannya sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Data individu tidak akan dipublikasikan karena BPS hanya menyajikan hasil sensus dalam bentuk agregat.
“Jangan khawatir bahwa informasi yang diberikan ini akan diketahui pihak lain. BPS hanya menampilkan output secara agregat atau gabungan,” katanya.
Dengan cakupan seluruh lapangan usaha dan perhatian terhadap perkembangan ekonomi digital, hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran struktur ekonomi DIY sekaligus menjadi informasi pendukung bagi pelaku usaha dalam membaca peluang investasi dan pengembangan bisnis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.