Prakiraan Cuaca DIY: Udara Kabur Selimuti Jogja dan Sekitarnya

Jumali
Jumali Selasa, 18 Agustus 2026 06:07 WIB
Prakiraan Cuaca DIY: Udara Kabur Selimuti Jogja dan Sekitarnya

Foto ilustrasi cuaca cerah hasil modifikasi cuaca. - Freepik

Harianjogja.com, JOGJA— Warga Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) perlu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan pada Selasa (18/8/2026). Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), sebagian besar wilayah DIY diperkirakan mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari.

Kondisi tersebut berpotensi mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan dan masyarakat yang melakukan aktivitas di area terbuka. Selain itu, tingkat kelembaban udara yang relatif tinggi juga dapat memengaruhi kenyamanan selama beraktivitas.

Berikut prakiraan cuaca di lima kabupaten dan kota di DIY:

Kulonprogo Diselimuti Udara Kabur

Kabupaten Kulonprogo diprediksi mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari.

Suhu udara berkisar antara 21 hingga 30 derajat Celsius, sedangkan tingkat kelembaban berada pada rentang 65 hingga 97 persen.

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan pesisir selatan maupun wilayah Perbukitan Menoreh disarankan tetap memperhatikan kondisi cuaca dan jarak pandang selama perjalanan.

Bantul Berpotensi Memiliki Kelembaban Tinggi

Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kabupaten Bantul.

Wilayah ini akan didominasi udara kabur dengan suhu antara 21 hingga 30 derajat Celsius. Sementara itu, tingkat kelembaban diprakirakan mencapai 56 hingga 99 persen.

Tingginya kelembaban berpotensi menimbulkan rasa gerah, terutama saat siang hari. Warga maupun wisatawan yang berkunjung ke kawasan Pantai Parangtritis dan sekitarnya diimbau menyiapkan perlengkapan yang sesuai dengan kondisi cuaca.

Gunungkidul Diprakirakan Berawan

Berbeda dengan wilayah lain, Kabupaten Gunungkidul diprediksi mengalami cuaca berawan sepanjang hari.

Suhu udara berada pada kisaran 20 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban 52 hingga 99 persen.

Kondisi tersebut masih relatif mendukung berbagai aktivitas wisata, termasuk di kawasan pantai selatan maupun destinasi wisata alam lainnya di Gunungkidul.

Sleman Menjadi Wilayah Paling Cerah

Kabupaten Sleman menjadi satu-satunya wilayah di DIY yang diprediksi menikmati cuaca cerah pada Selasa besok.

Suhu udara diprakirakan berkisar antara 21 hingga 31 derajat Celsius, dengan kelembaban udara mencapai 53 hingga 95 persen.

Cuaca cerah diperkirakan mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan wisata di kawasan Kaliurang, Candi Prambanan, maupun pusat kuliner di Sleman.

Meski demikian, masyarakat tetap disarankan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari dan menjaga asupan cairan tubuh.

Kota Jogja Juga Mengalami Udara Kabur

Sementara itu, Kota Jogja diprediksi mengalami kondisi udara kabur sepanjang hari.

Suhu udara berada pada rentang 21 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembaban antara 51 hingga 99 persen.

Masyarakat yang beraktivitas di kawasan Malioboro, Titik Nol Kilometer, Keraton Jogja, maupun pusat aktivitas lainnya perlu memperhatikan kondisi jarak pandang saat berkendara.

Imbauan untuk Masyarakat

Dengan dominasi udara kabur di sebagian besar wilayah DIY, masyarakat disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan selama beraktivitas di luar ruangan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain:

  • Mengurangi aktivitas luar ruangan bagi kelompok rentan dan penderita gangguan pernapasan.
  • Menggunakan masker saat beraktivitas di area terbuka.
  • Berkendara dengan lebih hati-hati ketika jarak pandang menurun.
  • Memenuhi kebutuhan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi.
  • Memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG.

Meski tidak terdapat potensi cuaca ekstrem dalam prakiraan tersebut, kondisi udara kabur yang melanda sebagian besar wilayah DIY tetap perlu diwaspadai agar aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online