SpaceX Dapat Izin FCC untuk Starlink Mobile, Sasar Pasar Global
SpaceX mendapat izin FCC untuk Starlink Mobile. Layanan Direct to Cell disiapkan mendukung roaming global dan ekspansi ke berbagai negara.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian FTI UII, Agus Mansur. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 1.277 mahasiswa baru resmi bergabung dengan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) pada Tahun Akademik 2026/2027. Tidak hanya mengejar capaian akademik, mahasiswa baru FTI UII juga diajak membangun karakter dan kompetensi sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Keislaman, dan Kealumnian FTI UII, Agus Mansur. Menurut dia, masa kuliah seharusnya tidak hanya diisi dengan upaya mendapatkan nilai akademik, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dan menemukan jati diri.
"Di dunia luar persaingan sangat ketat sehingga untuk dapat bersaing di dunia global, harus bisa menemukan jati diri akan jadi apa ke depan. Gunakan fasilitas yang ada di UII untuk meningkatkan kompetensi," ujar Agus Mansur dalam keterangan tertulisnya pada Kamis (10/9/2026).
Komposisi mahasiswa baru FTI UII pada tahun akademik ini berasal dari sejumlah jenjang pendidikan. Dari total 1.277 mahasiswa, sebanyak 1.090 orang merupakan mahasiswa program sarjana (S1), 87 mahasiswa program profesi, 78 mahasiswa program magister (S2), dan 22 mahasiswa program doktor (S3).
Teknik Industri Terbanyak di Jenjang Sarjana
Pada jenjang Sarjana (S1), Program Studi Teknik Industri menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak, yakni 360 orang. Setelah itu, Informatika menerima 192 mahasiswa, Teknik Mesin 144 mahasiswa, Teknik Kimia 141 mahasiswa, dan Teknik Elektro 127 mahasiswa.
Adapun Manajemen Rekayasa menerima 46 mahasiswa baru. PJJ Informatika mencatat 34 mahasiswa, sedangkan Rekayasa Tekstil (Material) menerima 19 mahasiswa.
FTI UII juga menerima mahasiswa melalui sejumlah program kelas internasional. Informatika Internasional memiliki 11 mahasiswa baru, Teknik Elektro Internasional 7 mahasiswa, Teknik Industri Internasional 5 mahasiswa, dan Teknik Kimia Internasional 4 mahasiswa.
Ragam program tersebut menunjukkan cakupan pendidikan yang tersedia bagi mahasiswa FTI UII pada jenjang sarjana, termasuk program reguler, pembelajaran jarak jauh, dan kelas internasional.
Ada 87 Mahasiswa Program Profesi
Sementara itu, pada jenjang Pascasarjana dan Profesi, Program Profesi Insinyur menerima 87 mahasiswa. Untuk jenjang Magister (S2), mahasiswa baru tersebar di empat program studi.
Informatika mencatatkan 26 mahasiswa baru, Teknik Industri 24 mahasiswa, Rekayasa Elektro 23 mahasiswa, dan Teknik Kimia 5 mahasiswa.
Pada jenjang Doktor (S3), terdapat 22 mahasiswa baru. Sebanyak 13 mahasiswa bergabung dalam Rekayasa Industri, sedangkan 9 mahasiswa lainnya mengambil program Informatika.
Dengan demikian, mahasiswa baru FTI UII tahun akademik 2026/2027 mengisi jenjang pendidikan mulai dari program sarjana, profesi, magister, hingga doktor.
Mahasiswa Datang dari Berbagai Daerah
Agus Mansur menambahkan, komposisi mahasiswa baru tersebut turut memperkuat ekosistem pendidikan FTI UII yang berlangsung secara komprehensif dari jenjang sarjana hingga doktor.
Para mahasiswa baru tidak hanya berasal dari satu wilayah. Mereka datang dari pelbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara dengan latar belakang yang beragam.
Keberagaman asal daerah dan budaya tersebut diharapkan dapat memperkuat komitmen FTI UII dalam membangun lingkungan pembelajaran yang inklusif. Lingkungan tersebut juga diharapkan terbuka terhadap berbagai perspektif yang dibawa para mahasiswa selama menjalani pendidikan.
Bagi mahasiswa baru, lingkungan kampus dengan latar belakang yang beragam menjadi bagian dari pengalaman pendidikan selain proses pembelajaran akademik. Hal itu sejalan dengan pesan FTI UII agar mahasiswa memanfaatkan fasilitas yang tersedia untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menemukan jati diri sebagai bekal menghadapi persaingan global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SpaceX mendapat izin FCC untuk Starlink Mobile. Layanan Direct to Cell disiapkan mendukung roaming global dan ekspansi ke berbagai negara.
UGM memperkuat SDM keanekaragaman hayati melalui PKKH, program profesi pertama di Indonesia dan Asia untuk menghadapi degradasi biodiversitas.
Rumah warga kurang mampu di Sumberlawang Sragen ambruk. Nenek 75 tahun terluka dan rumahnya mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.