Kampus Berkelanjutan, UMY Kembangkan Energi Surya hingga Daur Ulang Air
UMY memperkuat kampus berkelanjutan dengan 48 panel surya, rencana SPKLU, penambahan sepeda, perbaikan jalur pejalan kaki, dan daur ulang air.
Foto ilustrasi pelaksanaan wisuda. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) meluluskan 1.191 mahasiswa dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda yang digelar di Jogja, Sabtu (31/10/2026). Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan lanskap global, para lulusan diingatkan agar mampu beradaptasi serta memanfaatkan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara bijaksana, berintegritas, dan bertanggung jawab.
Sebanyak 1.191 lulusan tersebut terdiri dari 1.165 lulusan program sarjana (S1) dan 26 lulusan program magister (S2). Rektor UMBY, Agus Slamet berpesan agar para wisudawan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter dan kepedulian terhadap kemanusiaan.
Ia mengingatkan kembali cita-cita luhur pendiri UMBY, H. R. Probosoedjo, yakni Amudi Mulyaning Bangsa atau mengabdi untuk kemuliaan bangsa. Nilai tersebut diharapkan menjadi landasan para lulusan dalam berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Adaptif dan Bijak Memanfaatkan AI
Agus Slamet mengatakan dunia kerja dan kehidupan profesional saat ini telah mengalami perubahan dibandingkan masa lalu. Perkembangan AI, otomatisasi, transformasi digital, hingga pergeseran menuju green economy turut mengubah cara organisasi dan perusahaan menjalankan aktivitasnya.
Karena itu, para lulusan perlu memahami perkembangan teknologi sekaligus memanfaatkannya untuk mendukung pekerjaan. Menurut Agus, AI dapat membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan waktu lebih lama jika dilakukan secara manual.
"Perkembangan artificial intelligence harus disikapi dengan bijaksana dan penuh integritas. Harapannya untuk membantu memperingan pekerjaan karena kalau manual tentu butuh waktu lama. Peluang pemanfaatan AI ini terbuka bagi lulusan semua program studi di UMBY guna mempercepat pekerjaan di masa kini maupun masa mendatang," ujar Agus Slamet.
Meski dituntut adaptif dan mampu bekerja dengan teknologi, para lulusan diminta tetap memegang teguh karakter, integritas, serta kepedulian terhadap sesama. UMBY tidak hanya menyiapkan mahasiswa agar siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mendorong mereka menjadi pencipta lapangan kerja.
Para lulusan diharapkan mampu melahirkan inovasi, menyelesaikan persoalan masyarakat, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Agus Slamet juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada orang tua atau wali mahasiswa yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UMBY. Pihak universitas turut menyerahkan kembali para wisudawan kepada orang tua dalam keadaan beriman, sehat, cerdas, berilmu, dan siap melanjutkan perjuangan.
Agus juga memohon doa dan dukungan dari para hadirin agar UMBY terus berkembang. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan, universitas merencanakan pembukaan sejumlah program studi baru.
Program yang direncanakan meliputi Magister Manajemen, Magister Ilmu Komunikasi dan Multimedia, serta program Doktor di Fakultas Psikologi UMBY.
"Semoga ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan di UMBY menjadi bekal untuk berkarya, mengabdi, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, bangsa, dan negara," pungkasnya.
Pertahankan Nilai Ke-Jogjaan
Kabag Humas dan Protokol UMBY, Widarta, menjelaskan universitas secara konsisten menjaga nilai-nilai luhur yang dicita-citakan pendiri, yakni Angudi Mulyaning Bangsa. Menurutnya, nuansa kearifan lokal ke-Jogjaan yang dicanangkan Gubernur DIY tetap melekat dalam berbagai elemen kampus.
Nilai tersebut diwujudkan melalui tradisi gotong royong hingga perpaduan budaya Jawa dalam kehidupan kampus. "Kami tetap mempertahankan dari apa yang dicita-citakan oleh pendiri, yaitu Angudi Mulyaning Bangsa. Jadi, kita tetap ada unsur-unsur nuansa lokal, ke-Jawaan, ke-Jogjaan, ciri khas ke-Jogjaan yang dicanangkan oleh Bapak Gubernur," ungkap Widarta.
Selain menjaga kebudayaan lokal, UMBY juga mengombinasikannya dengan standar mutu akademik yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Hal itu dilakukan melalui apresiasi terhadap program-program khas pemerintah daerah serta pengembangan kegiatan akademik bertaraf internasional.
Sertifikasi Kompetensi Profesi
Widarta juga menyoroti perubahan sistem kerja seiring masuknya masyarakat ke era AI. Menurutnya, mahasiswa yang baru diwisuda perlu mempersiapkan diri menghadapi kondisi tersebut dan tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja atau job seeker.
Lulusan diharapkan mampu memanfaatkan kemudahan teknologi untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan atau menjadi job creator.
"Anak-anak yang baru diwisuda ini, seperti yang disampaikan rektor tadi, bahwa kita sudah memasuki zaman AI. Artinya, ketergantungan pada sistem kerja konvensional sudah beda. Teman-teman mahasiswa yang diwisuda harapannya tidak hanya mencari pekerjaan, tapi sudah bisa untuk menciptakan dengan berbagai kemudahan yang ada pada zaman sekarang, terutama dengan adanya AI," tegasnya.
Menjaga Integritas
Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir dari proses belajar. Sebaliknya, momen tersebut menjadi awal bagi para lulusan untuk menghadapi tantangan di dunia profesional yang semakin kompetitif.
Pesan itu disampaikan Setyabudi di hadapan para wisudawan dan wisudawati dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda UMBY. Menurutnya, masa studi selama empat tahun untuk program sarjana maupun dua tahun untuk pascasarjana merupakan fondasi awal sebelum memasuki dunia kerja.
Para lulusan akan menghadapi berbagai teori, praktik, serta persoalan baru yang belum tentu seluruhnya dipelajari selama berada di bangku kuliah. Karena itu, mereka harus terus memperbarui pengetahuan dan kemampuan. "Oleh karenanya, teruslah belajar, belajar, dan belajar," ujar Prof. Setyabudi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMY memperkuat kampus berkelanjutan dengan 48 panel surya, rencana SPKLU, penambahan sepeda, perbaikan jalur pejalan kaki, dan daur ulang air.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 1 November 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal lengkap setiap stasiun.
WhatsApp Web bisa diakses melalui QR code atau nomor telepon. Simak cara login, menghubungkan perangkat, hingga logout dengan aman.
Pengguna Xiaomi, Redmi, dan Poco bisa mengurangi iklan serta menghapus aplikasi bawaan yang tidak diperlukan di HyperOS melalui langkah berikut.
Binance dikabarkan kehilangan aset kripto senilai US$6,3 miliar akibat peretasan. Sebagian dana disebut telah dibekukan, sementara penyelidikan berlangsung.