15 Perguruan Tinggi di DIY Bersama BNPT Cegah Ekstremisme

Newswire
Newswire Rabu, 07 Oktober 2026 08:02 WIB
15 Perguruan Tinggi di DIY Bersama BNPT Cegah Ekstremisme

UMBY dan BNPT menggandeng total 15 perguruan tinggi di DIY untuk memperkuat pencegahan ekstremisme dan pembangunan resiliensi. /Istimewa.

Harianjogja.com, SLEMAN—Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat sinergi pencegahan ekstremisme berbasis kekerasan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara UMBY dan BNPT yang berlangsung di Kantor Bupati Sleman, Jumat (2/10/2026).

Kerja sama ini menjadi bagian dari implementasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 8 Tahun 2026 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme (RAN PE) Tahun 2026–2029.

Secara khusus, kerja sama tersebut berkaitan dengan Tema 8 Aksi 2 mengenai optimalisasi peran perguruan tinggi dalam pencegahan dan penanggulangan ekstremisme.

15 Perguruan Tinggi Bersinergi dengan BNPT

Dalam kemitraan tersebut, UMBY bersama 14 perguruan tinggi lainnya di DIY akan bersinergi dengan BNPT.

Dengan demikian, total terdapat 15 perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama tersebut. Sinergi diarahkan pada pemulihan psikologis dan pembangunan resiliensi bagi korban maupun kelompok rentan di lingkungan satuan pendidikan.

Kegiatan kerja sama ini mengusung tema “Optimalisasi Peran Perguruan Tinggi dalam Mendukung Pemulihan Psikologis dan Pembangunan Resiliensi Korban serta Kelompok Rentan”.

Kepala BNPT Eddy Hartono menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk melindungi generasi muda dari paparan paham radikal dan ekstremisme kekerasan.

BNPT juga merencanakan program penguatan resiliensi di DIY sebagai model percontohan atau pilot project nasional.

"Kita berwajiban untuk menjaga anak-anak kita yang menjadi penerus ke depan. Kita bukan superman, tapi super team. Model pendampingan dan kerja sama di DIY ini diharapkan memberikan dampak luas dan menjadi percontohan bagi daerah lain," ujar Kepala BNPT.

Kampus Dinilai Berperan Penting

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melalui Kepala Badan Kesbangpol DIY, Lilik Andi Aryanto, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital dalam upaya pencegahan ekstremisme.

Perguruan tinggi dinilai dapat menjadi ruang untuk berdialog, berpikir kritis, serta melatih keterbukaan terhadap perbedaan tanpa mengorbankan nilai kemanusiaan.

Peran tersebut membuat perguruan tinggi dinilai menjadi salah satu benteng terbaik untuk menangkal tumbuh dan berkembangnya ideologi ekstrem.

UMBY Siap Jadi Mitra Strategis

Rektor UMBY Agus Slamet mengatakan kerja sama dengan BNPT selaras dengan misi UMBY dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan dampak langsung bagi kemaslahatan masyarakat.

Menurutnya, kampus tidak hanya memiliki fungsi akademis, tetapi juga harus mampu mengambil peran dalam menjaga kondusivitas dan keselamatan bangsa.

"UMBY siap mengambil peran aktif dan berkontribusi nyata dalam menjaga kondusivitas serta keselamatan bangsa. Bagi kami, kampus tidak hanya berfungsi sebagai wadah akademis, tetapi juga harus menjadi benteng moral dan ruang aman yang mampu melakukan deteksi dini serta pencegahan paham ekstremisme di lingkungan civitas akademika," tegas Rektor UMBY.

Melalui penandatanganan MoU tersebut, UMBY menyatakan kesiapan menjadi mitra strategis pemerintah dan BNPT dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari ancaman ekstremisme.

UMBY juga akan memberikan kontribusi kepada masyarakat luas melalui kepakaran ilmu dan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari peran perguruan tinggi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online