UIN Sunan Kalijaga Raih Peringkat 37 Dunia, Ini Daftar Prestasinya

Newswire
Newswire Selasa, 03 November 2026 04:07 WIB
UIN Sunan Kalijaga Raih Peringkat 37 Dunia, Ini Daftar Prestasinya

UIN Sunan Kalijaga mencatat prestasi internasional, mulai peringkat 37 dunia hingga 75% program studi terakreditasi unggul. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—UIN Sunan Kalijaga Jogja semakin memperkuat reputasinya di tingkat internasional melalui sejumlah pencapaian akademik dan pemeringkatan global. Tidak hanya menempati peringkat ke-37 dunia dalam bidang Teologi, Divinitas, dan Studi Keagamaan, kampus ini juga mencatatkan 75% program studi (prodi) telah terakreditasi unggul.

Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari pengembangan institusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola perguruan tinggi. Penguatan akademik juga dilakukan melalui pembukaan prodi baru, terutama pada bidang sains, teknologi, kedokteran, dan kesehatan.

Rektor UIN Sunan Kalijaga, Prof. Noorhaidi, menegaskan bahwa pencapaian dalam berbagai pemeringkatan bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, hasil tersebut harus menjadi pijakan untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.

"Peringkatan yang kami peroleh bukanlah sesuatu yang kami anggap sebagai final, tetapi sebagai kebijakan untuk melangkah ke depan, memperbaiki kualitas mutu akademik, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus tata kelola kampus ini," ujar Prof. Noorhaidi, Senin (2/11/2026).

75% Prodi UIN Sunan Kalijaga Terakreditasi Unggul

Penguatan kualitas akademik UIN Sunan Kalijaga terlihat dari perkembangan akreditasi dalam satu tahun terakhir. Sebanyak 75% program studi di perguruan tinggi tersebut telah memperoleh akreditasi unggul.

Selain meningkatkan kualitas prodi yang sudah ada, universitas juga berhasil mengembangkan 14 program studi baru. Pengembangan tersebut terutama diarahkan pada rumpun STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), kedokteran, serta ilmu kesehatan.

Salah satu perkembangan penting adalah terwujudnya rencana lama UIN Sunan Kalijaga untuk memiliki Fakultas Kedokteran. Universitas tersebut telah membuka program studi Pendidikan Kedokteran dan Profesi Dokter yang mulai menerima mahasiswa baru pada tahun akademik 2026/2027.

Pengembangan bidang kesehatan juga dilakukan melalui pembukaan tiga program studi baru, yakni Fisioterapi, Gizi, serta Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Masuk Peringkat 37 Dunia Bidang Studi Keagamaan

Di tingkat internasional, UIN Sunan Kalijaga mencatatkan sejumlah pencapaian dalam berbagai lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia.

Berdasarkan QS World University Rankings by Subject 2026, bidang Teologi, Divinitas, dan Studi Keagamaan UIN Sunan Kalijaga berhasil menempati posisi ke-37 dunia.

Capaian lainnya tercatat dalam Scimago Institutions Rankings 2026. Pada pemeringkatan tersebut, UIN Sunan Kalijaga berada di peringkat ke-7 dunia untuk bidang Religious Studies sekaligus menempati posisi tertinggi di antara perguruan tinggi di Indonesia.

Reputasi internasional kampus tersebut juga tercermin dalam Times Higher Education (THE) World University Rankings 2027. UIN Sunan Kalijaga berhasil masuk kelompok peringkat 801-1000 dunia dan menempati posisi ke-2 nasional.

Sementara itu, dalam THE Sustainability Impact Rankings 2026, UIN Sunan Kalijaga berada pada kelompok peringkat 601-800 dunia. Pemeringkatan ini berorientasi pada upaya pelestarian lingkungan dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Raih Penghargaan Kinerja Keberlanjutan Terbaik

Komitmen UIN Sunan Kalijaga terhadap keberlanjutan juga terlihat melalui pencapaian dalam UI GreenMetric 2026. Universitas ini menempati peringkat ke-31 nasional.

Tidak hanya masuk dalam pemeringkatan tersebut, UIN Sunan Kalijaga juga memperoleh penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan peningkatan kinerja keberlanjutan substantif terbaik se-Indonesia.

Di bidang keterbukaan informasi publik, kampus ini juga mencatatkan prestasi. Pada akhir 2025, UIN Sunan Kalijaga masuk kategori badan publik berkualifikasi informatif berdasarkan penilaian Komisi Informasi Pusat.

Dalam penilaian tersebut, UIN Sunan Kalijaga menempati posisi ke-16 dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya universitas mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Kembangkan Kampus Kedua di Pajangan Seluas 71,5 Hektare

Selain penguatan akademik dan tata kelola, UIN Sunan Kalijaga juga menaruh perhatian pada pengembangan lingkungan pendidikan yang inklusif. Universitas ini terbuka bagi civitas akademika dari berbagai latar belakang keyakinan. Lingkungan akademiknya mencakup masyarakat dari agama Islam, Katolik, Protestan, Hindu, maupun agama lainnya.

Untuk menunjang keberlanjutan fasilitas dan sarana pembelajaran, UIN Sunan Kalijaga kini tengah merintis pembangunan kampus kedua di Pajangan.

"Kampus baru tersebut direncanakan berdiri di atas lahan seluas 71,5 hektare dengan mengusung konsep forest campus atau kampus ramah lingkungan," ujarnya.

Pengembangan kampus kedua ini menjadi bagian dari upaya UIN Sunan Kalijaga dalam menyediakan sarana pendidikan yang mendukung keberlanjutan, seiring dengan peningkatan kualitas akademik dan penguatan reputasi universitas di tingkat nasional maupun internasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online