Marc Marquez Dibayangi Kutukan Mandalika Jelang GP Indonesia
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
Sebanyak 30 guru matematika Sleman dilatih membuat media pembelajaran berbasis gim Clash of Clans dan mengelola bahan ajar di Pintarly.id. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 30 guru matematika dari 20 sekolah di Sleman mendapat pelatihan membuat media pembelajaran interaktif berbasis gim Clash of Clans (CoC) dan platform digital Pintarly.id. Kegiatan yang digelar di SMA SahabatQU, Kamis (24/9/2026), tersebut diprakarsai tim dosen Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY).
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk SIGAP-MATH: Transformasi Digital Bahan Ajar Matematika Berbasis Joymath Cognitive Behavioral. Program itu diketuai Nafida Hetty Marhaeni dengan anggota Naela Faza Fariha dan Nuryadi.
Tim UMBY juga menggandeng dosen Pendidikan Matematika IKIP Siliwangi Bandung, Nelly Fitriani. Selain itu, lima mahasiswa UMBY dilibatkan sebagai fasilitator pendamping selama pelatihan.
Ketua Tim PkM UMBY, Nafida Hetty Marhaeni, mengatakan pelatihan dirancang dengan pendekatan praktik langsung. Dengan demikian, guru tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga membawa pulang produk media pembelajaran yang dapat digunakan di kelas.
"Kami ingin guru pulang membawa karya nyata. Melalui SIGAP-MATH, kami mengajak guru memadukan teknologi dengan pendekatan Joymath Cognitive Behavioral agar siswa lebih nyaman, percaya diri, dan tidak cemas saat belajar matematika," tegas Nafida.
Guru Belajar Membuat Gim Matematika
Rangkaian pelatihan diawali dengan sesi ice breaking yang dikemas melalui permainan Clash of Clans. Para guru dibagi dalam beberapa kelompok untuk memainkan gim tersebut.
Permainan itu menjadi pemantik bagi peserta untuk melihat bagaimana elemen gim yang dekat dengan kehidupan peserta didik dapat diadaptasi ke dalam proses pembelajaran. Dari pengalaman tersebut, guru kemudian diarahkan untuk mengembangkan media pembelajaran dengan konsep serupa.
Pada sesi inti, peserta belajar merancang gim pembelajaran sederhana bertema CoC dengan memanfaatkan Canva AI. Tim dosen dan mahasiswa UMBY mendampingi peserta dalam proses pembuatan media interaktif tersebut.
Dengan bantuan teknologi tersebut, guru diperkenalkan pada cara memproduksi media pembelajaran dalam waktu relatif singkat tanpa harus memiliki kemampuan pemrograman yang rumit.
Pelatihan kemudian berlanjut pada pengelolaan bahan ajar digital melalui platform Pintarly.id. Guru dilatih menyusun sekaligus menyajikan materi matematika agar lebih dinamis dan mudah dipantau.
Materi pembelajaran juga tidak lagi terbatas pada lembar kerja cetak konvensional. Peserta turut mendapatkan contoh modul berbasis Joymath Cognitive Behavioral yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam mengembangkan bahan ajar.
Guru Sambut Pelatihan Berbasis Praktik
Ketua MGMP Matematika Kabupaten Sleman sekaligus guru SMAN 1 Godean, Raden Anang Mustofa, mengapresiasi kolaborasi tersebut. Menurutnya, pelatihan yang berfokus pada praktik langsung membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi di tengah padatnya jam mengajar.
Apresiasi juga disampaikan perwakilan SMA SahabatQU, Soleh, selaku tuan rumah kegiatan.
Salah satu peserta, Totok Triyadi, guru matematika SMAN 1 Seyegan, mengaku mendapatkan wawasan baru untuk mengemas materi matematika menjadi lebih menarik bagi siswa.
"Awalnya saya mengira membuat gim atau bahan ajar digital itu rumit. Ternyata dengan Canva AI dan Pintarly.id prosesnya jauh lebih mudah. Saya jadi punya gambaran untuk mengubah materi yang biasanya membosankan menjadi lebih menarik bagi siswa. Modul Joymath juga bisa langsung saya jadikan contoh," ujar Totok.
Melalui program SIGAP-MATH, UMBY mempertegas komitmennya untuk hadir sebagai mitra strategis bagi pendidik di daerah. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah tersebut diharapkan dapat menghasilkan bahan ajar yang inovatif, kontekstual, dan adaptif.
Pengembangan media pembelajaran tersebut pada akhirnya diharapkan dapat mendukung terciptanya pengalaman belajar matematika yang lebih menyenangkan bagi siswa di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Marc Marquez menghadapi GP Indonesia 2026 dengan bayang-bayang kutukan Mandalika dan persaingan ketat perebutan gelar juara dunia MotoGP.
BGN siap menjadi offtaker hasil perikanan untuk memenuhi kebutuhan ikan sebagai sumber protein dalam menu Makan Bergizi Gratis.
Prabowo melantik Letjen TNI Muhammad Saleh Mustofa sebagai Wamentan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara.
Batas belanja pegawai 30 persen ditunda. Kulonprogo masih mencatat belanja pegawai sekitar 36 persen dari total APBD.
Kebakaran supermarket di Berbah membuat Jalan Jogja-Solo arah Solo-Jogja ditutup dan kendaraan dialihkan melalui Simpang Prambanan-Piyungan.
BPS menyebut harga beras September 2026 naik karena pasokan berkurang setelah puncak panen raya dan pengaruh cuaca.