Wisnus ke DIY Turun 9,15 Persen pada Agustus, Dispar Siapkan Strategi
Perjalanan Wisnus ke DIY turun 9,15% pada Agustus 2026, tetapi masih tumbuh 29,64% secara tahunan. Dispar siapkan strategi hadapi low season.
Ilustrasi rangkaian kereta api. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Volume angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Jogja mencapai 320.582 ton selama Januari hingga September 2026. Capaian tersebut meningkat 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebanyak 286.058 ton.
Kenaikan kinerja tersebut terutama ditopang oleh angkutan bahan bakar minyak (BBM) dan barang hantaran paketan (BHP). Kedua kelompok angkutan itu mencatatkan pertumbuhan volume selama sembilan bulan pertama 2026.
Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, mengatakan peningkatan tonase angkutan barang menjadi sinyal positif bagi kontribusi kereta api dalam mendukung kebutuhan logistik masyarakat dan dunia usaha.
Berdasarkan data Januari–September 2026, angkutan BBM mendominasi total tonase dengan volume 286.405 ton. Jumlah tersebut meningkat 19,5% dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 239.629 ton.
Sementara itu, volume angkutan BHP naik dari 12.751 ton pada Januari–September 2025 menjadi 14.689 ton pada periode yang sama tahun ini. Pertumbuhan angkutan paketan tersebut mencapai 15,2%.
"Perkembangan ini menjadi bagian dari dinamika komposisi angkutan barang yang terus dievaluasi untuk mendukung optimalisasi layanan logistik berbasis kereta api," ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip Selasa (13/10/2026).
KAI Daop 6 Perkuat Layanan Angkutan Barang
Feni menyebut peningkatan volume angkutan barang menjadi capaian positif sekaligus dorongan bagi KAI Daop 6 Jogja untuk menjaga keandalan operasional, keselamatan perjalanan, dan kualitas layanan.
Menurut dia, berbagai aspek tersebut perlu terus diperkuat agar layanan angkutan barang dapat memenuhi kebutuhan pelanggan secara optimal. KAI Daop 6 juga akan mengupayakan peningkatan layanan melalui koordinasi dengan pelanggan dan penguatan aspek keselamatan dalam setiap proses pengangkutan.
Angkutan barang menggunakan kereta api memiliki keunggulan untuk mendukung distribusi dalam volume besar dengan jadwal yang terencana. Optimalisasi layanan diharapkan membantu pelanggan menjaga kelancaran pengiriman sekaligus memperkuat konektivitas distribusi antardaerah.
"Kedepan, kami berharap angkutan barang dengan kereta api semakin menjadi pilihan bagi pelaku usaha karena menawarkan layanan yang terencana, andal, dan mengutamakan keselamatan. Pertumbuhan kinerja ini juga diharapkan memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas perekonomian," jelasnya.
KAI Daop 6 Jogja akan terus mengoptimalkan layanan angkutan barang dengan meningkatkan keandalan operasional, memperkuat koordinasi dengan pelanggan, serta menjaga keselamatan pengangkutan.
"Upaya tersebut diharapkan dapat menjaga tren pertumbuhan positif sekaligus memperluas kontribusi transportasi kereta api terhadap aktivitas ekonomi dan distribusi logistik," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perjalanan Wisnus ke DIY turun 9,15% pada Agustus 2026, tetapi masih tumbuh 29,64% secara tahunan. Dispar siapkan strategi hadapi low season.
KPAA 2026 menghadirkan 40 karya seniman Kulonprogo di Gedung Kesenian Wates hingga 27 Oktober untuk menghidupkan ruang budaya dan memperluas pasar seni.
DJP memberikan keringanan sanksi pajak hingga 100%. Simak tujuh jenis sanksi, syarat pengajuan, dan batas waktu permohonannya.
PERDAMI menyebut sekitar 2,95 juta peserta CKG mengalami gangguan mata. Katarak dan gangguan refraksi perlu ditangani sejak dini.
Wamenkeu Juda Agung menyebut Indonesia punya waktu 10-15 tahun memanfaatkan bonus demografi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%.
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.