Penumpang KA Bandara YIA via Wates Capai 140 Ribu pada Semester I

Stefani Yulindriani Ria S. R
Stefani Yulindriani Ria S. R Selasa, 30 Juni 2026 12:57 WIB
Penumpang KA Bandara YIA via Wates Capai 140 Ribu pada Semester I

Penumpang KAI Bandara mengantre untuk memasuki Stasiun Yogyakarta pada 30 Juni 2026. /Harian Jogja-Stefani Yulindriani.

Harianjogja.com, JOGJA—Layanan Kereta Api (KA) Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) berbasis Public Service Obligation (PSO) terus menjadi pilihan masyarakat untuk beraktivitas di DIY. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, jumlah penumpang yang menggunakan layanan melalui Stasiun Wates telah mencapai sekitar 140.000 orang, menegaskan tingginya kebutuhan transportasi publik berbasis rel di wilayah tersebut.

Capaian tersebut melanjutkan tren positif tahun sebelumnya. Berdasarkan data KAI Bandara, sepanjang 2025 sebanyak 261.551 penumpang memanfaatkan layanan KA Bandara melalui Stasiun Wates. Angka itu menunjukkan layanan bersubsidi tersebut semakin berperan dalam mendukung mobilitas masyarakat menuju Kota Jogja maupun Bandara YIA.

Executive Vice President KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, mengatakan tingginya jumlah pengguna mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi berbasis rel sebagai moda yang praktis, nyaman, dan terjangkau. Menurutnya, KA Bandara tidak hanya dimanfaatkan penumpang pesawat, tetapi juga menjadi sarana mobilitas masyarakat yang beraktivitas di kawasan Wates maupun Kota Jogja.

"KAI Bandara berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dukungan pemerintah melalui skema PSO memberikan manfaat nyata dengan menghadirkan layanan transportasi yang terjangkau, sehingga mampu meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar," katanya, Selasa (30/6/2026).

Porwanto menambahkan, keberadaan KA Bandara YIA berbasis PSO turut memberikan dampak positif bagi aktivitas ekonomi di Kulonprogo. Kemudahan akses transportasi dinilai mampu meningkatkan pergerakan masyarakat, membuka peluang usaha baru, mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, serta mempermudah akses menuju pusat kegiatan ekonomi dan berbagai layanan publik.

Untuk mempertahankan kualitas layanan, KAI Bandara akan terus melakukan berbagai peningkatan, mulai dari menjaga ketepatan waktu perjalanan, memperkuat aspek keselamatan, meningkatkan kenyamanan penumpang, hingga memperluas integrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat peran KA Bandara sebagai transportasi andalan masyarakat di DIY,” katanya.

Selain meningkatkan kualitas layanan, KAI Bandara juga mengingatkan seluruh penumpang agar selalu memperhatikan dan menjaga barang bawaan selama perjalanan. Perusahaan juga menyediakan layanan lost and found bagi penumpang yang kehilangan barang.

“Penumpang juga diingatkan untuk datang lebih awal ke Bandara YIA yaitu tiga jam sebelum jadwal keberangkatan penerbangan internasional dan dua jam sebelum penerbangan domestik untuk menghindari keterlambatan proses keberangkatan,” katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online