SPMB SMPN Kulonprogo Full Online, Orang Tua Masih Minta Bantuan Guru
Spmb SMP Negeri di Kabupaten Kulonprogo sudah mulai, Kamis (25/6/2026) dengan teknis seluruhnya secara daring atau online. Siswa yang mendaftar bisa mela
Suasana kermaian Pantai Glagah Kulonprogo. - Harian Jogja.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dinpar) Kabupaten Kulonprogo meluncurkan inovasi kolaboratif bertajuk GORA BANGSA (Gotong Royong, Kolaborasi Membangun Pariwisata) sebagai strategi memperkuat pengelolaan destinasi wisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata. Program ini dirancang untuk memperkuat sinergi lintas sektor dan mengurangi ego sektoral antarlembaga dalam pengembangan pariwisata Kulonprogo.
Melalui konsep kolaborasi berbasis pentahelix, Dinpar Kulonprogo mengajak akademisi, pemerintah, komunitas, dunia usaha, media, hingga berbagai pemangku kepentingan lainnya terlibat aktif dalam membangun sektor pariwisata. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan pengelolaan destinasi yang lebih terintegrasi serta memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Kulonprogo, Sutarman, menjelaskan implementasi GORA BANGSA diawali dengan rapat koordinasi yang melibatkan seluruh unsur pentahelix. Setiap pihak akan menjalankan peran sesuai kapasitasnya agar pengembangan pariwisata berjalan lebih efektif dan terarah.
"Skema kolaborasi ini kita bumikan kepada seluruh stakeholder. Misalnya, akademisi memberikan kajian ilmiah, sementara mahasiswa dan anak-anak muda bisa membantu penguatan publikasi objek wisata kita di media sosial," ujar Sutarman kepada wartawan, Minggu (28/6/2026).
Selain memperkuat koordinasi lintas sektor, GORA BANGSA juga diarahkan untuk mendorong modernisasi tata kelola keuangan pariwisata. Salah satu langkah yang ditempuh ialah penerapan sistem pembayaran non-tunai (cashless) untuk retribusi destinasi wisata melalui kerja sama dengan Bank BPD DIY. Digitalisasi tersebut diharapkan meningkatkan transparansi sekaligus efektivitas pengelolaan PAD pariwisata.
Di sisi lain, Dinpar Kulonprogo mulai menyusun strategi bersama pelaku usaha guna menghadirkan agenda wisata berskala besar yang mampu meningkatkan daya tarik daerah. Fokus pengembangan akan diarahkan pada penyelenggaraan satu agenda tahunan unggulan yang memiliki potensi masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN).
"Kami bekerja sama dengan dunia usaha untuk menciptakan annual event (acara tahunan) yang berskala besar di Kulonprogo. Kita kurangi event-event kecil, dan fokus melejitkan satu event besar yang ke depan kita targetkan bisa masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kemenparekraf," tambah Sutarman.
Menurutnya, inovasi GORA BANGSA menjadi langkah untuk menghilangkan sekat antarlembaga dalam pembangunan sektor pariwisata. Dengan pengelolaan destinasi yang dilakukan secara gotong royong, peningkatan PAD diharapkan berjalan beriringan dengan tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan wisata.
"Pariwisata ini bukan hanya tugas Dinas Pariwisata, melainkan kerja bersama dengan OPD-OPD terkait lainnya yang saling mendukung," jelas Sutarman.
Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko, menambahkan GORA BANGSA dirancang untuk mengintegrasikan kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) bersama seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai sinergi lintas sektor harus diwujudkan melalui langkah konkret agar potensi dan keunikan lokal Kulonprogo mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Menurutnya, kualitas pelayanan kepada wisatawan juga menjadi faktor penting untuk mendorong kunjungan berulang ke berbagai destinasi wisata di Kulonprogo.
Dengan penguatan kolaborasi antarpemangku kepentingan, pengembangan destinasi wisata, digitalisasi layanan, serta penyelenggaraan agenda wisata unggulan diharapkan mampu memperkuat posisi pariwisata Kulonprogo sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spmb SMP Negeri di Kabupaten Kulonprogo sudah mulai, Kamis (25/6/2026) dengan teknis seluruhnya secara daring atau online. Siswa yang mendaftar bisa mela
Ekonom UMY menilai antrean Pertalite usai kenaikan harga Pertamax menunjukkan setiap masyarakat memiliki nilai ekonomi waktu yang berbeda.
WhatsApp menghadirkan fitur username yang memungkinkan pengguna mengobrol tanpa membagikan nomor telepon. Reservasi dibuka mulai pekan ini.
Kelurahan Keparakan menggelar penyuluhan HIV untuk mendorong deteksi dini, pencegahan, pengobatan ARV, serta menghapus stigma terhadap ODHIV.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Selasa 30 Juni 2026. Tarif hanya Rp12.000 dengan rute langsung dari Malioboro ke Pantai Parangtritis.
Polresta Sleman masih menyelidiki rumah api Seyegan dengan mengumpulkan alat bukti dan mendalami fakta lapangan untuk mengungkap penyebabnya.