Agrinas Beri Beasiswa untuk Anak Muda Papua, Disiapkan Jadi Tenaga Perkebunan Sawit

Sunartono
Sunartono Jum'at, 23 Oktober 2026 18:47 WIB
Agrinas Beri Beasiswa untuk Anak Muda Papua, Disiapkan Jadi Tenaga Perkebunan Sawit

Agrinas Palma Nusantara memberikan beasiswa kepada 25 anak Papua Selatan untuk mengikuti pendidikan perkebunan sawit selama tiga tahun. /Istimewa.

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 25 anak muda asal Papua Selatan mendapat kesempatan menempuh pendidikan khusus di bidang perkebunan kelapa sawit melalui program beasiswa Agrinas Palma Nusantara. Program ini disiapkan untuk membentuk generasi muda Papua yang kelak dapat berperan dalam pengembangan industri sawit nasional.

Penyerahan beasiswa tersebut berlangsung di LPP Agro Jogja, Jumat (23/10/2026). Para penerima terdiri dari 15 perempuan dan 10 pria yang berasal dari 17 distrik di Papua Selatan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Agrinas Palma Nusantara, Erry Herman, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus dukungan terhadap program strategis nasional.

"Program beasiswa ini dilaksanakan oleh Agrinas Palma Nusantara dalam rangka mendukung program strategis nasional yang kita akan lakukan," ujar Erry.

Pendidikan Tiga Tahun hingga Praktik Kerja

Para penerima beasiswa akan menjalani pendidikan selama tiga tahun. Pada tahun pertama, mereka belajar di LPP Agro Jogja, kemudian melanjutkan pendidikan ke Institut Teknologi Sawit Indonesia di Medan.

Pada tahun ketiga, peserta akan mengikuti program on the job training atau pelatihan langsung di tempat kerja. Skema tersebut disiapkan agar peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman yang berkaitan dengan pengelolaan perkebunan kelapa sawit.

Erry menjelaskan, materi pembelajaran diberikan secara bertahap. Peserta akan mempelajari manajemen perkebunan di sektor hulu atau on-farm, kemudian mengenal pengolahan di pabrik atau sektor hilir (off-farm) pada jenjang berikutnya.

Program ini terbuka bagi lulusan SMA tanpa batasan usia yang ketat. Kebijakan tersebut dimaksudkan untuk memperluas akses pendidikan sekaligus menekan angka putus sekolah.

Agrinas Siapkan Ekspansi Sawit di Boven Digoel

Program beasiswa tersebut juga berkaitan dengan rencana pengembangan perkebunan kelapa sawit Agrinas Palma Nusantara di wilayah Boven Digoel, Papua Selatan.

Erry mengungkapkan perusahaan menyiapkan ekspansi penanaman sawit seluas kurang lebih 243.000 hektare dalam lima tahun ke depan. Khusus pada 2026, perusahaan menargetkan penanaman seluas 5.000 hektare untuk kebun inti dan plasma.

Untuk menjaring peserta, perusahaan melakukan proses seleksi melalui pendekatan langsung dari kampung ke kampung. Proses door-to-door tersebut dipimpin tim khusus, termasuk melibatkan Mayjen Purnawirawan Arifudin.

Agrinas juga membuka peluang menambah kuota penerima beasiswa pada masa mendatang agar anak muda Papua yang belum terjangkau dapat mengikuti program pendidikan tersebut.

"Ke depan, tim yang sudah terbentuk ini menjadi cikal bakal embrio kita untuk menjadi... kita lembagakan lah Pak, agar semua teman-teman yang saat ini mungkin masih belum terjaring, kami pastikan ke depan teman-teman itu akan kita rekrut untuk sekolah di sini," kata Erry.

Harapan Anak Muda Papua Selatan

Kesempatan memperoleh beasiswa tersebut menjadi momen emosional bagi Devota Kambotop, salah satu penerima program. Perempuan asal Kampung Mawan, Kabupaten Bovendigoel, Provinsi Papua Selatan, itu tak kuasa menahan air mata saat menerima bantuan pendidikan dari Agrinas Palma Nusantara.

Di balik air matanya, Devota mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukur karena terpilih mengikuti program tersebut. Ia berharap kesempatan pendidikan yang diterimanya dapat menjadi bekal untuk memberikan kontribusi bagi tanah kelahirannya.

Sebagai putri asli Papua, Devota memiliki tekad untuk mendedikasikan diri dan memberikan yang terbaik bagi daerah asalnya.

"Saya merasa senang dan sedih juga, karena bisa dapat bantuan ini supaya bisa memberikan yang terbaik buat tanah Papua," ujar Devota dengan penuh semangat.

Melalui beasiswa tersebut, Devota berharap masa depannya menjadi lebih baik dan dirinya mampu membawa dampak positif bagi masyarakat di Papua Selatan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online