Biaya Sewa Stan Sekaten Belum Lunas

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Rabu, 09 Januari 2013 17:06 WIB
Biaya Sewa Stan Sekaten Belum Lunas

Ilustrasi (yogyakarta.panduanwisata.com)

http://www.harianjogja.com/baca/2013/01/09/biaya-sewa-stan-sekaten-belum-lunas-366485/pasar-malam-3" rel="attachment wp-att-366487">http://images.harianjogja.com/2013/01/pasar-malam-370x277.jpg" alt="" width="370" height="277" />JOGJA -- Pembayaran biaya sewa 235 stan di kawasan Pasar Malam Perayaan Sekaten (PMPS) baru tercapai 90% dari target yang direncanakan sebesar Rp1,3 miliar. Hingga kini, total pemasukan dari pembayaran sewa stan baru mencapai Rp960,3 juta.

Panitia Publikasi dan Humas PMPS atau Sekaten, Tri Hastono menjelaskan, hingga tutup buku akhir tahun kemarin, total pemasukan dari penyewaan stan belum memenuhi target. “Hingga 28 Desember lalu pemasukan dari penyewaan stan sebesar Rp960,2 juta dari target Rp1,3 miliar yang direncanakan,” jelas Tri saat ditemui Rabu (9/1/2013) di kantornya.

Setelah dilakukan optimalisasi lahan dan penagihan kepada penyewa yang belum melunasi di kawasan Sekaten, hingga Rabu kemarin panitia mendapat pemasukan sebesar Rp72 juta. “Jadi, total pemasukan panitia dari penyewaan stan mencapai Rp960,3 juta. Jadi baru mencapai sekitar 90 persen dari targetnya,” ujarnya.

Dia optimis, selisih 10% dari kekurangan pembayaran tersebut bisa diselesaikan sebelum Sekaten ditutup pada 24 Januari mendatang. “Kami akan terus melakukan optimalisasi lahan dan menagih kekurangan biaya sewa. Seharusnya, pembayaran itu dilunasi sebelum Sekaten dibuka. Tapi ini bentuk afirmatif yang Pemkot lakukan,” tukasnya.

Tri mengatakan, panitia sudah menindak bahkan membongkar lapak yang tidak sesuai dengan denah yang ditentukan. Hal itu dilakukan agar pelaksanaan Sekaten lebih tertib dan kualitas Sekaten setiap tahun tambah meningkat.

Pelaksanaan Sekaten yang dibuka resmi sejak 20 Desember lalu dan akan ditutup pada 24 Januari mendatang dengan keluarnya gunungan Mulud. Sebelum ditutup, beberapa prosesi tradisi seperti sebar udhik-udhik, kondur gongso dan bedhol songsong  juga dilaksanakan. Tradisi lainnya adalah miyos gongso yang dilaksanakan pada Kamis (17/1/2013) mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Laila Rochmatin
Laila Rochmatin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online