Semarak Milad Muhammadiyah ke-113, Aisyiyah Trirenggo Gelar Gowes
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
GUNUNGKIDUL-Lampu pengatur lalu lintas di Jalan Brigjen Katamso Wonosari tidak berfungsi sehingga membahayakan pengendara kendaraan bermotor. Jalan sepanjang sekitar 500 meter tersebut sejatinya jalur searah dari pukul 06.00-20.00 WIB, namun sebelum batas waktu berakhir traffic light dari sisi timur maupun barat tidak berfungsi.
Dari pantauan Harianjogja.com setidaknya sejak satu pekan ini traffic light sudah menyala kuning sebelum waktunya sejak pukul 19.00 WIB. Sehingga pengendara dari timur atau Simpang Tiga Jalan Sumarwi yang hendak menuju Alun-Alun Wonosari menerabas Jalan Katamso.
Kasat Lantas Polres Gunungkidul AKP Endar Isniyanto mengakui kurang berfungsinya traffic light di Jalan Katamso dan menyebabkan kecelakaan. Seperti kecelakaan tabrakan motor yang terjadi Rabu (29/5), sekitar pukul 19.40 WIB.
Akibat kecelakaan tersebut. Eko Setiawan, 18, pengendara Sepeda motor GL Max bernomor polisi L 5708 XL mengalami luka parah dibagian mulut hingga mengalami pendarahan, setelah bertabrakan dengan motor Smash AB 5451 DW yang dikendarai oleh Danil Restuta, 18, warga Baleharjo, Wonosari.
“Karena salah satunya melawan arus, yang dari arah timur menyangka lampu kuning sudah diperbolehkan lewat padahal belum waktunya,” kata Endar, Senin (3/6)
Endar mengatakan, pihak kepolisian sudah mengirimkan surat dua kali kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) untuk diperbaiki. “Tapi sampai saat ini belum ada realisasi,” katanya.
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishubkominfo Gunungkidul Ikrar Subarno saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahuinya jila ada traffic light Jalan Brigjen Katamso bermasalah. “Nanti saya akan cek terlebih dahulu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bersepeda bukan hanya soal olahraga, tetapi juga sarana menumbuhkan energi positif, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan peran perempuan dalam gerakan dakwah
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.