Jadwal KA Bandara YIA Reguler Senin 4 Mei 2026
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 4 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
Harian Jogja.com, SLEMAN - Empat pelajar di bawah umur yang http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/09/pembunuhan-abg-sleman-tiga-orang-ditetapkan-tersangka-semua-masih-anak-anak-424028">membunuh Nanda Amalia Setyowati sempat terobsesi dengan film Jepang. Bahkan mereka juga secara iseng memiliki pemikiran mendirikan Geng Pembunuh Sadis (GPS) yang meniru adegan film Jepang dengan istilah Genji Perfect Seiha (GPS).
Hal itu diungkapkan Pranowo, Divisi Advokat Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Yogyakarta. Ia mengaku prihatin dengan sikap keempat tersangka yang masih di bawah umur. Selama mendampingi, ia melihat keempatnya tidak menunjukkan adanya penyesalan. Bahkan lebih sering tertawa saat diperiksa. “Kemarin itu malah sempat diperingatkan sama petugas, karena ada yang tertawa. Kami sangat prihatin dengan ini,” kata Pranowo, Minggu (14/7/2013).
Pranowo menambahkan pihaknya sempat menanyakan ke tersangka terutama YS yang berumur paling tua terkait motivasi membunuh. Menurutnya YS bersama tersangka lain ingin mendirikan komunitas disebut GPS yang berarti Geng Pembunuh Sadis.
GPS itu kata dia, mengadopsi dari salah satu film Jepang. GPS merupakan Genji Perfect Seiha (GPS) gerombolan geng pelajar dalam film berjudul Crows Zero dan Crows Zero II. Keterangan itu disampaikan para tersangka saat menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Sleman Sabtu (13/7/2013) pagi.
“Kami tidak tahu detail filmnya tetapi mereka mengatakan kalau suka film Jepang kebetulan salah satu karakter penokohannya yang GPS itu mereka contoh. Dengan mengistilahkan geng atau Gerombolan Pembunuh Sadis,” terangnya.
Dalam film Crows Zero memang terdapat seorang tokoh bernama Genji Takiya. Ia menampilkan tokoh dengan terlihat sangat menakutkan, bersifat dingin, egois dan keras kepala. Genji juga tampak cool dan tidak terlalu mempedulikan lingkungannya, yang ada di pikirannya hanya obsesi menjadi orang kuat.
Di film menceritakan perjuangan dalam menaklukkan gang di sekolah lelaki suzuran. Ia harus menghadapi setiap ketua geng yang ada di kelas. Ia kemudian memimpin GPS (Genji Perfect Seiha) yang didalamnya berisi gerombolan remaja sebagai anak buahnya.
Sementara dalam komplotan ABG tersebut, YS menjadi remaja paling tua dan ia yang seolah-olah memimpin DG, SS dan AY. Termasuk saat membunuh Nanda pada Minggu (7/7/2013) lalu ia yang melakukan pertama kali dengan memukul korban dengan batu kemudian diikuti tersangka yang lain.
Setelah selesai membunuh pelaku pun santai dan tidak merasa bersalah. “Setelah melakukan biasa saja, tidak lari,” ujar YS saat diwawancara pekan lalu.
Dalam data yang dirilis LPA dua tahun terakhir, setiap tahunnya terjadinya peningkatan sekitar 30% kualitas kenakalan anak di bawah umur. Mulai dari awalnya berkelahi sampai melakukan pembunuhan dengan terencana.
“Justru adanya peningkatan kualitas ini yang kami khawatirkan. Artinya ada pergeseran moral anak di bawah umur. Yang awalnya tidak berani sekarang menjadi berani, kalau ada satu kemudian yang lain bisa mengikuti,” terang Pranowo.
Dalam analisanya kasus itu muncul disebabkan karena adanya tradisi gerombolan yang biasanya dibentuk oleh remaja yang sudah memasuki dewasa. Tradisi yang dibentuk biasanya mereka mewajibkan melakukan sesuatu hal kepada anak di bawah umur seperti merokok dan minum miras.
“Mungkin orangtua tidak mengetahui seperti ini dan saat di rumah anak-anak ini baik-baik saja, tetapi saat bersama gengnya itu mereka melakukan tindakan yang kurang tepat. Makanya yang kasus keempat tersangka itu orangtuanya banyak yang kaget,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA Senin 4 Mei 2026 dari pagi hingga malam, rute Tugu Yogyakarta dan Wates.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.
Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping di Beijing membahas Taiwan, AI, tarif dagang, hingga Selat Hormuz.
Semen Padang siap tampil maksimal melawan Persebaya Surabaya meski sudah dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2026.