Timnas Voli Putri Indonesia Kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Hariangjogja.com, JOGJA-Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan dan Geologi (BPPTKG) mengimbau kepada warga di kawasan rawan bencana (KRB) Merapi untuk tetap tenang.
http://www.harianjogja.com/baca/2013/07/26/merapi-bergemuruh-bpptkg-minta-masyarakat-terbiasa-dengan-hujan-abu-suara-gemuruh-431389" target="_blank">Hal itu seiring dengan adanya hujan abu, Senin (22/7) lalu dan peningkatan curah hujan yang terjadi dalam sepekan terakhir.
"Sementara kami minta warga untuk tetap tenang. Sejauh ini status Merapi tetap aktif normal," kata Kepala BPPTKG Subandriyo kepada Harian Jogja, Sabtu (27/7/2013).
Selain status tersebut, curah hujan yang terjadi di kawasan lereng Merapi kali ini, menurut dia, tidak akan berdampak banjir lahar hujan.
Dibandingkan musim penghujan, pada peralihan musim seperti ini, intensitas dan curah hujan justru mengalami penurunan.
"Tidak akan sampai memicu turunnya lahar hujan. Hujan diatas tidak akan sebesar pada musim hujan," sambungnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Timnas voli putri Indonesia kalah 0-3 dari Thailand di AVC 2026. Ini kekalahan pertama Garuda Pertiwi dari tiga laga. Simak jalannya pertandingan. (
Kekeringan Sukoharjo meluas. Sebanyak 3.300 jiwa dan tiga sekolah di sembilan desa terdampak krisis air bersih.
Prabowo menegaskan pemerintah harus memberantas korupsi hingga akar-akarnya dan menghentikan kebocoran keuangan negara demi kepentingan rakyat.
Penumpang KA jarak jauh di Daop 6 Jogja naik 23% saat libur Maulid Nabi. Total 47.833 penumpang tercatat hingga Selasa siang.
China menolak ikut kampanye sanksi AS terhadap Iran. Beijing memilih mempertahankan hubungan dengan Teheran karena kepentingan energi dan strategis.
Perda Kota Layak Anak Jogja segera disahkan. DPRD mendorong perlindungan anak lintas sektor, data terintegrasi, dan fasilitas ramah anak.