RAZIA PEKAT : Anggota Badan Kehormatan DPRD Jogja Ikut Terjaring di Indekos

Jumali
Jumali Sabtu, 27 Juli 2013 22:55 WIB
RAZIA PEKAT : Anggota Badan Kehormatan DPRD Jogja Ikut Terjaring di Indekos

Ilustrasi razia penyakit masyarakat (JIBI/Solopos/Antara/Dok)

Harianjogja.com, JOGJA—Polda DIY menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jumat (26/7) malam lalu di sejumlah indekos di kawasan Seturan dan penginapan di Kaliurang, Sleman. Dalam operasi ini salah satu anggota Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Jogja, Emanuel Ardi Prasetya ikut terjaring.

Anggota Komisi C dari fraksi PDIP itu didapati berada di dalam kamar sebuah kos di Jalan Perumnas, Seturan, Depok, Sleman.

"Memang saya disitu, tapi saya ngak ngapa-ngapain dan sudah izin satpam. Saya hanya memberikan uang kepada anak angkat saya, Mareta, 15, untuk membeli handphone," kata Pras, panggilan Emanuel Ardi Prasetya, kepada wartawan Sabtu (27/7/2013).

Pras menceritakan usai memberikan uang kepada anak angkatnya, dirinya sempat bertemu dengan petugas berpakaian preman dan menanyakan identitasnya.

"Saya berikan identitas saya. Dan saya bersama dengan anak angkat saya ke Polda untuk menjelaskan masalah tersebut," jelasnya.

Usai memberikan klarifikasi kepada petugas, Pras mengaku langsung pulang. Kabar terjaringnya Pras diketahui menyebar melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang menyebut anggota DPRD terjaring razia pekat bersama remaja belasan tahun. "Saya pulang setelah itu. Jadi tidak benar kabar tersebut," ujarnya mengklarifikasi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Maya Herawati
Maya Herawati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online