15+ Event Jogja Juli 2026, Ini Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah daerah memiliki kelas khusus olimpiade untuk berjaya di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN). Namun, sejumlah siswa dan guru di Jogja tidak setuju bila ada kelas khusus olimpiade.
Sekadar diketahui, kontingen DIY menempati posisi enam pada pelaksanaan OSN tingkat SMA-MA 2013. Menurut Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Jogja Marmayadi, posisi tersebut tidak menjadi alasan perlunya pendirian kelas khusus olimpiade seperti di SMAN 3 Semarang.
“Tak perlu [kelas khusus olimpiade]. Jalani pendidikan secara alami saja,” ujarnya, Kamis (19/9/2013).
Menurut dia, dengan pola pendidikan yang dijalankan selama ini justru memberikan pengetahuan yang baik kepada setiap siswa. Bila kelas khusus olimpiade didirikan, maka siswa tersebut hanya menguasai bidang tertentu.
“Sebab, siswa di kelas olimpiade hanya fokus mempelajari mata pelajaran tertentu. Padahal siswa membutuhkan pengetahuan yang luas,” kata Marmayadi.
Sebagai gantinya, lanjut dia, setiap akhir September pihak sekolah menyeleksi siswa-siswa yang akan mengikuti ajang olimpiade baik tingkat kota, provinsi maupun nasional. Dari sembilan bidang yang dilombakan, seperti seperti Matematika, Fisika, Kebumian, Astronomi, Geografi dan Ekonomi, masing-masing bidang diminati oleh 40 hingga 50 siswa.
“Kami melakukan seleksi kemudian memilih 20 siswa di masing-masing bidang untuk mengikuti olimpiade tingkat kota,” terang dia.
Agar siswa terus berprestasi di ajang olimpiade, pihaknya melakukan beberapa evaluasi. Di antaranya adalah peningkatan pelatihan bagi siswa dari awalnya tiga kali pertemuan menjadi empat kali pertemuan.
“Selain itu, pada tahap kedua karantina kalau sebelumnya tidak melibatkan dosen, ke depan dosen yang kompeten akan kami libatkan untuk membimbing mereka,” ujarnya.
Galih Pradipto Wisnujati, siswa kelas XII IPA SMAN 1 Jogja, juga tidak setuju bila ada kelas khusus olimpiade. “Siswa tinggal diberi pelatihan saja, jadi tidak perlu ada kelas olimpiade. Sebab, materi yang diberikan di kelas itu berbeda dengan soal-soal di olimpiade,” kata siswa yang meraih medali perak OSN 2013 pada bidang Matematika itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deretan event seru di Jogja Juli 2026, mulai dari Kite Festival, Gamelan Festival, konser musik hingga festival literasi. Catat jadwal dan lokasinya di sini!
MotoGP berencana mengurangi jumlah seri di Eropa dan memperluas balapan ke berbagai negara demi menciptakan kalender yang lebih global.
Di tengah riuh dan ketidakpastian kondisi ekonomi yang dihadapi bersama, sebuah momen menyentuh terjadi di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta.
OpenAI diproyeksi meraih pendapatan Rp713 triliun pada 2026. Pertumbuhan terbesar datang dari pelanggan korporasi dan bisnis iklan AI.
Megawati Soekarnoputri memimpin upacara HUT ke-81 RI di Sekolah Partai PDIP dan mengajak peserta mendoakan korban gempa di NTT.
Rekomendasi 8 film kemerdekaan Indonesia yang wajib ditonton saat 17 Agustus, dari Merah Putih hingga Bumi Manusia, penuh nilai perjuangan dan nasionalisme.