Kemarau, Kualitas Cabai Turun

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jum'at, 11 Oktober 2013 11:13 WIB
Kemarau, Kualitas Cabai Turun

JIBI/HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFI HARGA CABAI MELONJAK: Sumaryani (40) pedagang cabai melayani pembeli di Pasar Beringharjo, Jogja menunggu pembeli di lapaknya, Jumat (17/12). Menurut pedagang, dalam dua minggu terakhir harga cabai berbagai jenis melonjak tinggi terutama cabai rawit dari Rp.20 ribu sampai saat ini sudah Rp.50 ribu perkilogram. Kenaikan harga dipicu sulitnya pasokan karena banyak petani gagal panen.

Harianjogja.com, JOGJA—Musim kemarau mengakibatkan kadar tanah air berkurang dan mempengaruhi kualitas cabai.

Pengawas Peredaran Barang dan Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UKM DIY, Sugiyono mengatakan, selama dua hari berturut-turut, harga cabai naik turun.

Menurut dia persoalan ini bukan disebabkan kuantitas atau pasokan cabai yang turun. Melainkan lantaran musim kemarau yang mempengaruhi kualitas cabe.

“Tanah yang kering atau kadar air berkurang mengakibatkan tanaman cabai banyak yang layu, kulit berlipat-lipat dan tidak segar,” ungkap dia kepada Harian Jogja, Kamis (10/10/2013).

Dari sisi harga, komoditas tersebut selama tiga hari terakhir fluktuatif. Pada Senin (7/10) Disperindagkop dan UKM DIY merilis harga cabai merah keriting Rp33.334, cabai merah besar Rp29.334, cabai rawit hijau Rp24.000 dan cabai rawit merah Rp34.567.

Pada Selasa (8/10) harga cabai merah keriting Rp38.667, cabai merah besar Rp38.667, cabai rawit hijau Rp23.000 dan cabai rawit merah Rp36.667.

Sedangkan pada Rabu (10/10) harga cabai merah keriting Rp37.000, cabai merah besar Rp36.667, cabai rawit hijau Rp24.000 dan cabai rawit merah Rp37.000.

Meski harga cabai naik turun, jumlah permintaan tetap stabil. Pembeli yang cermat umumnya berburu cabai dengan kualitas yang baik dengan menunggu pasokan.

“Kalau ditanya sampai kapan, ya paling tidak sampai hujan turun atau pertengahan November,” paparnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online