Top Ten News Harianjogja.com Edisi Rabu 20 Mei 2026
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
JIBI/Harian Jogja/dokumen
Harianjogja.com, SLEMAN—Ditreskrimum Polda DIY memburu anak buak kelompok H terkait insiden penganiayaan terhadap Aiptu Sugiyono, anggota Polsek Depok Barat dan seorang warga di salah satu lahan di kawasan Babarsari, Kecamatan Depok, Sleman, pekan lalu.
Sehari pasca terjadinya penganiayaan, di lokasi yang sama jajaran Polda DIY melakukan penggerebekan dan menangkap 11 orang diduga preman yang merupakan kelompok H.
Setelah menjalani pemeriksaan, kesebelas preman termasuk H kemudian dilepas oleh Polda DIY dengan alasan tidak memiliki alat bukti yang cukup.
Kasubdit I Keamanan Negara (Kamneg) Ditreskrimum Polda DIY, AKBP Djuhandani membeberkan, H mengakui jika pelaku penganiayaan terhadap Aiptu Sugiyono dan warga adalah anak buahnya.
Meski demikian, kata dia, H tidak bisa menunjukkan siapa anak buahnya itu. Alasannya sebagai pimpinan, dia memiliki banyak anak buah.
"Dia [H] melihat penganiayaan dan ada di lokasi, tapi dia tidak ingat siapa pelakunya karena anak buahnya sekitar 1.000 orang di seluruh Jogja," ujarnya saat ditemui di Mapolda DIY, Senin (28/10/2013).
Meski dilepaskan, Djuhandani tetap melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Pemanggilan korban warga juga akan dilakukan. Meski sampai saat ini korban dari warga tidak berani melaporkan peristiwa itu karena takut. Pihaknya berjanji akan memberntas premanisme di Jogja.
"Jangan coba-coba bikin kisruh di Jogja, semua ada aturan. Dengan menggunakan hal dan ketentuan, mau tidak mau, suka atau tidak akan http://www.harianjogja.com/baca/2013/10/27/polda-diy-ringkus-preman-tak-cukup-bukti-11-preman-dibebaskan-460002" target="_blank">kami berantas," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semoga aktivitas Anda hari ini berjalan lancar dan penuh energi positif. Dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Jonatan Christie tersingkir di Malaysia Masters 2026 usai kalah tiga gim dari Hu Zhe An, fokus beralih ke Singapura Open.
Tagihan listrik rumah naik? AC, kulkas, mesin cuci hingga kebiasaan kecil bisa jadi penyebab utama boros energi di rumah.
Luciano Spalletti dikabarkan siap mundur dari Juventus jika gagal membawa klub lolos ke Liga Champions musim depan.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
DPRD DIY siapkan Raperda perlindungan karst yang lebih luas, mencakup seluruh ekosistem dari ancaman pembangunan hingga pertambangan. Simak detailnya di sini.