BYD M6 Tes Jalan di Bantul, MPV Listrik Tembus 530 Km
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Band legendaris Koes Bersaudara atau Koes Plus siap menghibur masyarakat Gunungkidul dan sekitarnya di Alun-alun Wonosari, Jumat (8/11/2013), malam nanti, sekitar pukul 20.00 WIB
Yon Koeswoyo, Nomo Koeswoyo dan Murry, ketiga personil Koes Plus akan membawa Koes Plus mania dengan lagu-lagu nostalgia, serta lagu terbarunya berjudul 'Pembuka'.
"Lima grub band pengiring juga akan ditampilkan, salah satunya band lokal asal Gunungkidul yaitu Gardu Band," kata Panitia Konser Koes Plus, Suparto, Jumat (8/11/2013).
Suparto berharap kehadiran Yon Koeswoyo dan kawan-kawan bisa menyegarkan masyarakat Gunungkidul ditengah dahaga akan lagu-lagu nostalgia.
Seperti dikatakan Yon sebelumnya, Konser bertema 'Gemahripah' ini tidak ada tiket masuk dan tidak ada embel-embel sponsor. Semua masyarakat bebas menyaksikan dan bercengkrama dengan Koes Plus dari jarak dekat.
Rencananya setelah sukses menggelar Konser di Gunungkidul ini, Koes Plus akan menggelar konser serupa di kota-kota besar lainnya. "Gunungkidul akan mengawali perjalanan konser Gemahripah ini" kata Yok saat itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BYD gelar test drive MPV listrik BYD M6 di Bantul. Mobil listrik keluarga ini diklaim mampu menempuh 350 km sekali cas.
RUU Perampasan Aset dibahas intensif DPR dan ditargetkan rampung 2026. Pakar menyoroti pembuktian, kontrol pengadilan, dan hak pemilik aset.
Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan (STTKD) Yogyakarta berkolaborasi dengan pelaku pariwisata menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat
KSAU Tonny Harjono mengungkap kisah Sukhoi TNI AU mencegat dan memaksa pesawat asing mendarat karena tak memiliki izin melintas NKRI.
KPK menyita aset Rp150 miliar dalam kasus dugaan pemerasan izin tinggal WNA yang menjerat eks Wamen Imipas Silmy Karim dan 7 tersangka.
Dinsos DIY mengungkap penyebab desil warga berubah, termasuk penambahan sumber data DTSEN dan cara mengajukan perbaikan