KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Harianjogja.com, JOGJA—Landung Simatupang aktor sekaligus pemain teater terkemuka Jogja akan mementaskan pembacaan dramatik (dramating reading) tentang Pangeran Diponegoro.
Landung akan menggelar pementasan di empat situs yang pernah disinggahi Diponegoro saat berjuang melawan penjajah Belanda.
“Perjuangan Diponegoro perlu diapresiasi, terutama untuk disampaikan kepada generasi muda,” kata Landung Simatupang kepada sejumlah awak media di Bentara Budaya Yogyakarta (BBY), Jl. Suroto, Kotabaru, Jumat (22/11/2013).
Dalam pementasan tersebut, Landung mengacu pada buku Babad Diponegoro (1831-1832) dan sejumlah buku tertulis lainnya, salah satunya Kuasa Ramalan yang ditulis oleh novelis Inggris Peter Carey (2012).
Landung menyusun ulang buku-buku tersebut dalam sebuah sebuah makna yang kemudian diangkat dalam seni pertunjukan.
“Buku-buku itu tidak mungkin saya baca satu persatu di hadapan penonton. Saya mengambil kisah heroik Pangeran Diponegoro yang penting untuk disampaikan kepada publik,” bebernya.
Karena itu, empat situs yang akan dijadikan sebagai lokasi pembacaan dramatik akan berbeda kisahnya dan tidak akan sama bahannya. Di setiap situs akan dipilih momen sejarah paling kritis yang pernah terjadi di situs tersebut.
Pergelaran dramatik reading Pangeran Diponegoro untuk pertama kalinya berlangsung di Gedung Bakorwil II (Pendapa Diponegoro) sebelah barat Alun-alun Kota Magelang, Minggu (24/11/2013) malam dengan mementaskan naskah berjudul Pertemuan Diponegoro-Jendral De Kock.
Gedung Bakorwil II yang sekarang ini kerap digunakan untuk pesta pernikahan maupun pentas musik, kata Landung, dahulu merupakan tempat awal Pangeran Diponegoro ditangkap oleh Belanda.
“Waktu itu ceritanya habis lebaran Pangeran Diponegoro hendak bersilaturahmi dengan Belanda. Tapi Belanda ternyata justru menangkapnya,” bebernya.
Sesuai dengan peristiwa yang terjadi kala itu, pementasan Pertemuan Diponegoro-Jendral De Kock, lebih menitikberatkan pada detik-detik penangkapan Pangeran Diponegoro.
Setelah menggelar pentas dramatic reading di Magelang, Landung yang bekerjasama dengan Bentara Budaya akan melanjutkan pentas di Tegalrejo (Jogja), Museum Fatahillah (Jakarta), dan Benteng Rotterdam di Makkasar.
Landung mengakui selama proses penggarapan itu terutama saat latihan dia acap merinding saat berlatih membaca naskah dialog.
“Saya terkadang hampir menetaskan air mata. Bagi saya ini pertanda kalau Pangeran Diponegoro terharu dan senang kisahnya disampaikan kepada publik,” beber aktor berusia 58 tahun itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.
Suzuki e SKY resmi diperkenalkan di Jepang dan dijual mulai 16 November 2026. Mobil listrik mungil ini punya jarak tempuh 310 km dan desainnya tercatat di DJKI.
DPRD DIY meminta BUMD tak hanya mengejar pertumbuhan aset, tetapi juga memperbesar keuntungan dan kontribusi terhadap pendapatan daerah.