Upgrade Mobil Makin Mudah, OLXmobbi Hadir di GIIAS 2026
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
Harianjogja.com, JOGJA-Untuk melakukan evaluasi dan pembinaan, Palang Merah Indonesia (PMI) DIY menggelar Jumpa Bhakti Gembira Palang Merah Remaja (Jumbara PMR).
Jumbara PMR ke-10 PMI DIY tersebut dilaksanakan sejak Rabu (25/12/2013) hingga Sabtu (28/12/2013) di Skadik 105 Wara Kaliurang.
Ketua Panitia Kegiatan Jumbara PMR Sudiman mengatakan, kegiatan tersebut diikuti peserta pelajar usia Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat se DIY.
"Masing-masing kontingen PMI Kabupaten dan Kota, kurang lebih mengirim 100 orang yang terdiri dari peserta, pendamping dan penggembira," ujarnya di Jogja, Rabu (25/12/2013).
Sudiman mengatakan, Jumbara PMR tahun ini mengangkat tema “Mengabdi tanpa diskriminasi”. Kegiatannya mencakup pembinaan generasi muda yang terbagi dalam kegiatan Jumpa, Bakti, Gembira dan Peningkatan Kapasitas.
Untuk pengembangan kapasitas, katanya, diisi dengan workshop manajemen PMR, latihan singkat jurnalistik, lomba membuat permainan gerakan palang merah dan konferensi forum PMR.
"Bersama PMI, saatnya generasi muda menyuarakan dan menunjukkan aksi-aksi sosial sekaligus menjadi agen perubahan Bangsa Indonesia," kata Sudiman.
Ketua PMI DIY Herry Zudianto menjelaskan, Jumbara PMR tersebut merupakan ajang pembinaan PMR di DIY yang digelar setiap tiga tahun sekali. Pada 2009 lalu, Jogja menjadi tuan rumah Jumbara sedangkan pada 2013 Sleman yang bertindak sebagai tuan rumah.
"Tujuan kegiatan ini untuk membentuk karakter kepalangmerahan pada diri remaja agar mempunyai nilai-nilai kemanusiaan, kesetiakawanan sosial dan kemandirian," kata Herry.
Menurutnya, anggota PMR merupakan calon-calon Relawan PMI di masa depan, sebagai ujung tombak PMI dalam memberikan layanan kepalangmerahan kepada masyarakat. Selama ini, pihaknya terus melakukan program-program pembinaan PMR baik dalam jangka pendek (tahunan) maupun jangka panjang (lima tahunan).
Hal itu dilakukan sebagai bentuk perhatian PMI pada pengembangan sumber daya manusia dan regenarasi. "Program-program tersebut tentu saja dilakukan sesuai dengan kapasitas masing-masing kabupaten/kota," tukas Herry.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OLXmobbi kembali jadi mitra trade-in GIIAS 2026 dengan cashback hingga Rp35 juta dan proses cepat kurang dari satu jam.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah kabar yang beredar di media sosial.
Pemerintah tambah 1.500 personel TNI, enam helikopter, OMC, pompa dan bor air untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.
Pemkab Bantul membahas penataan kawasan Panggung Krapyak, termasuk rencana pengaturan tinggi dan bentuk bangunan di sekitar Sumbu Filosofis.