Harusnya Horror Tayang di Bioskop, Debut Reza Arap Jadi Sutradara
Film Harusnya Horror karya debut Reza Arap sebagai sutradara resmi tayang di bioskop pada Kamis (20/8/2026).
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang pergantian tahun, permintaan narkoba di kalangan pecandu diprediksi meningkat. Polisi bersama BNN DIY bersiaga dengan memperketat pemantauan.
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DIY, Budiharso, menyatakan prediksi permintaan narkoba jelang akhir tahun sangat dimungkinkan, karena menjelang tahun baru banyak hari libur serta orang bersenang-senang mencari hiburan.
"Suatu prediksi bahwa permintaan [narkoba] meningkat, salah satunya berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya," katanya, Rabu (25/12).
Menurut Budi, narkotika jenis sabu-sabu (SS) dan ganja menjadi banyak pilihan orang untuk melakukan pesta narkoba. Selain itu obat penenang yang dilarutkan dalam minuman beralkohol atau bersoda juga banyak dicari.
Kendati demikian Budi berharap tidak ada pesta narkoba di tahun baru. Karena di berbagai entry point khususnya melalui bandara di berbagai kota banyak digagalkan penyelundupan narkoba, termasuk wilayah DIY. Dengan banyak penggagalan oleh Polri dan BNN, kata dia, diharapkan berdampak pada tidak maraknya peredaran narkotika.
"Selain itu masyarakat sudah memahami resiko penggunaan narkotika. Dimungkinkan penggunaan obat selain narkotika masih ada," imbuh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Harusnya Horror karya debut Reza Arap sebagai sutradara resmi tayang di bioskop pada Kamis (20/8/2026).
Iran mengubah doktrin militer dari defensif menjadi ofensif setelah konflik dengan AS dan Israel, dengan respons serangan berskala besar.
KPK menemukan dugaan pengaturan 73 dari 245 kuota PMB jalur mandiri Unsoed. Penyidik juga mengungkap tiga klaster perkara
KSAL Muhammad Ali menyebut karhutla di Guntung Damar, Banjarbaru, tidak separah kabar yang beredar di media sosial.
Pemerintah tambah 1.500 personel TNI, enam helikopter, OMC, pompa dan bor air untuk memperkuat penanganan karhutla Kalbar.
Malaysia membidik pasar wisata medis Indonesia. Pendapatan dari pasien Indonesia mencapai Rp8 triliun pada 2025, naik 24%.