Profil Aris Prasena, dari Bappeda hingga Pimpin Dinas PUP-ESDM DIY
Aris Prasena resmi menjadi Kepala Dinas PUP-ESDM DIY. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas strategisnya.
Penumpang sedang naik Trans Jogja di depan Pasar Bantul./ Harian Jogja - Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA—Trans Jogja 2026 masih menjadi salah satu pilihan transportasi publik di DIY dengan tarif mulai Rp500 hingga Rp3.500 sekali perjalanan. Selain menawarkan tarif flat, layanan bus ini memiliki sejumlah jalur yang menghubungkan pusat Kota Jogja, kawasan pendidikan, permukiman, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, hingga destinasi wisata.
Kemudahan perjalanan juga didukung pilihan pembayaran non-tunai. Penumpang dapat menggunakan kartu uang elektronik, QRIS, maupun sejumlah dompet digital, termasuk GoPay, meskipun pembayaran secara tunai masih tersedia.
Trans Jogja menerapkan sistem tarif flat. Artinya, tarif yang dibayarkan penumpang tidak ditentukan berdasarkan jauh atau dekatnya perjalanan dalam satu kali naik bus.
Untuk penumpang reguler yang menggunakan metode pembayaran non-tunai, tarif Trans Jogja 2026 ditetapkan sebesar Rp2.700 per perjalanan. Sementara itu, penumpang yang membayar menggunakan uang tunai dikenai tarif Rp3.500 per perjalanan.
Ada pula tarif khusus bagi kelompok tertentu. Rinciannya sebagai berikut:
Pelajar: Rp500 per perjalanan.
Lansia: Rp2.000 per perjalanan.
Penyandang difabel: Rp2.000 per perjalanan.
Bus listrik: Rp2.700 per perjalanan.
Tarif khusus pelajar sebesar Rp500 mulai berlaku sejak 1 Januari 2026. Tarif tersebut hanya bisa digunakan pengguna yang telah mempunyai kartu pelajar berlangganan dan sudah terdaftar dalam sistem Trans Jogja.
Pelajar yang ingin menggunakan tarif khusus wajib menunjukkan kartu pelajar berlangganan yang masih aktif dan telah terdaftar dalam sistem.
Sementara itu, lansia dan penyandang difabel harus memperlihatkan kartu khusus yang telah terdaftar ketika menggunakan layanan Trans Jogja.
Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan tarif khusus diberikan kepada penerima yang sesuai sekaligus mendukung akses transportasi publik yang lebih inklusif bagi masyarakat di DIY.
Pembayaran Trans Jogja 2026
Sistem pembayaran Trans Jogja kini tidak hanya mengandalkan uang tunai. Penumpang dapat melakukan transaksi menggunakan sejumlah kartu uang elektronik, seperti e-Money, Flazz, dan Brizzi.
Selain kartu elektronik, pembayaran perjalanan juga dapat dilakukan melalui QRIS yang terhubung dengan berbagai aplikasi pembayaran digital. Sejumlah dompet digital, termasuk GoPay, juga dapat digunakan.
Penggunaan transaksi non-tunai membuat pembayaran perjalanan lebih praktis karena penumpang tidak perlu menyiapkan uang tunai. Meski begitu, opsi pembayaran tunai tetap tersedia bagi masyarakat yang belum menggunakan metode pembayaran digital.
Jaringan Trans Jogja menghubungkan berbagai simpul mobilitas penting di DIY. Jalurnya mencakup kawasan pendidikan, perkantoran, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, serta sejumlah kawasan wisata.
Berikut daftar rute Trans Jogja yang tercantum dalam layanan 2026:
Jalur 1A
Prambanan – Kalasan – Bandara – Janti – Plaza Ambarrukmo – Malioboro – Taman Pintar – Kridosono – Prambanan.
Jalur 1B
Adisutjipto – JEC – Gembira Loka – Pakualaman – Malioboro – Ngabean – Taman Pintar – Adisutjipto.
Jalur 2A
Condongcatur – Monjali – Jombor – Malioboro – Taman Pintar – Gembira Loka – UNY – Condongcatur.
Jalur 2B
Condongcatur – UNY – Kridosono – Lempuyangan – Dr. Sutomo – Banguntapan – XT Square – Ngabean – Monjali – Condongcatur.
Jalur 3A
Giwangan – JEC – Janti – Bandara – UPN – RSUP Dr. Sardjito – Malioboro – Ngabean – Giwangan.
Jalur 3B
Giwangan – Tamansari – Ngabean – Tugu – RSUP Dr. Sardjito – Condongcatur – Prambanan – Giwangan.
Jalur 4A
Giwangan – Lempuyangan – Kridosono – Ring Road Utara – Condongcatur – RSUP Dr. Sardjito – Giwangan.
Jalur 4B
Giwangan – Adisutjipto – Affandi – Condongcatur – Jalan Kaliurang – Teknika Selatan – UGM – Giwangan.
Jalur 5A
Jombor – Jalan Magelang – Plaza Ambarrukmo – Seturan – Pakuwon Mall Jogja – Jombor.
Jalur 5B
Jombor – Monjali – UGM – Jalan Kaliurang – Condongcatur – Bandara – Jombor.
Jalur 6A dan 6B
Gamping – UMY – Kasihan – Madukismo – Ngabean – Malioboro – Gamping.
Jalur 8
Jombor – UTY – Godean – Malioboro – Stasiun Tugu – Jombor.
Jalur 9
Giwangan – Jogokaryan – Ngabean – TVRI – Jogja City Mall – Jombor – Giwangan.
Jalur 10
Gamping – Ngabean – Lempuyangan – Kusumanegara.
Jalur 11
Giwangan – UAD – Tugu – UGM – RS YAP – Giwangan.
Jalur 13
Godean – Tugu – Malioboro – Ngabean – Godean.
Jalur 14
Adisutjipto – Depok – Ngaglik – UII – Pakem.
Jalur 15
Malioboro – Ngabean – Kasongan – Bantul – Palbapan.
Rute Penting untuk Mobilitas di Jogja
Keberadaan berbagai jalur tersebut membuat Trans Jogja dapat menjadi alternatif perjalanan bagi masyarakat yang hendak berpindah dari satu kawasan ke kawasan lainnya di DIY.
Sejumlah rute melewati kawasan strategis seperti Malioboro, Tugu, Lempuyangan, Jombor, Giwangan, UGM, UNY, UMY, UAD, RSUP Dr. Sardjito, Plaza Ambarrukmo, Pakuwon Mall Jogja, JEC, Gembira Loka, hingga Prambanan.
Karena setiap jalur memiliki lintasan berbeda, mengetahui nomor rute dan kawasan yang dilalui menjadi penting sebelum berangkat. Hal tersebut dapat membantu penumpang menentukan jalur yang sesuai dengan tujuan perjalanan.
Dengan tarif flat serta pilihan pembayaran tunai dan non-tunai, Trans Jogja 2026 memberikan alternatif transportasi publik bagi masyarakat yang ingin bepergian di Jogja dan sejumlah wilayah DIY tanpa harus menyesuaikan tarif berdasarkan jarak perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aris Prasena resmi menjadi Kepala Dinas PUP-ESDM DIY. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, hingga tugas strategisnya.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Kamis 20 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga sore dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Harga daging ayam broiler di Gunungkidul naik menjadi Rp42.000 per kilogram. Pedagang menyebut permintaan MBG ikut mendorong kenaikan.
Kemendag memfasilitasi 1.021 UMKM lewat business matching dengan nilai transaksi US$333,68 juta atau Rp5,95 triliun hingga Juli 2026.
Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusi keduanya dalam mengembangkan potensi pariwisata desa berbasis komunitas.
OJK menunjuk Henry Rialdi sebagai Deputi Komisioner Pengaturan dan Pengawasan BMKS. Simak profil dan rekam jejaknya.